Saat berkunjung ke Pulau Dewata, rasanya tak lengkap jika pulang tanpa menenteng oleh-oleh khas Bali. Pulau Seribu Pura jadi salah satu pulau yang punya magis untuk wisatawan yang mencari tempat untuk menghabiskan akhir pekan.
Selain terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, budaya yang kaya, dan keramahan penduduknya, Bali menjadi surga bagi para pencinta kuliner dan pencari oleh-oleh untuk dibawa pulang ke daerah asal.
Lokasinya yang cukup strategis dan kental dengan budaya membuat Bali menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur dan menikmati suasana yang santai. Ingin menikmati deburan ombak yang tenang? Atau menikmati sajian kebudayaan yang khas? Makanan yang lezat dan khas? Semuanya ada di Bali.
Di Bali, beragam makanan khas Bali dan produk lokal yang unik siap memanjakan lidah dan menjadi buah tangan istimewa untuk keluarga maupun orang-orang tercinta. Baik wisatawan domestik maupun mancanegara memang senang sekali jika sudah berkunjung dan berlibur di Bali.
Bali memiliki banyak ragam oleh-oleh yang cukup khas, mulai dari patung, kalung, gelang, hingga makanan dan minuman. Harganya juga bervariasi, mulai dari ribuan hingga jutaan rupiah. Tergantung kebutuhan, keinginan, dan isi dompet Kawan, ya!
Jika Kawan sedang berlibur di Bali dan bingung memilih oleh-oleh yang tepat, tak perlu khawatir! Berikut 15 rekomendasi terbaik oleh-oleh khas Bali yang wajib Anda bawa pulang lengkap dengan perkiraan harganya.
Oleh-Oleh Khas Bali yang Wajib Dibeli Saat Mengunjungi Pulau Dewata
Berikut sejumlah rekomendasi terbaik oleh-oleh khas Bali yang bisa Kawan bawa sepulang berlibur dari Pulau Dewata:
1. Pie Susu

Pie Susu, Camilan Oleh-oleh Khas Bali Enak dan Murah | Sumber : Wikimedia Commons
Siapa yang tidak kenal Pie Susu? Camilan ikonik ini memang identik dengan Bali dan menjadi oleh-oleh yang wajib ada di daftar oleh-oleh Kawan semuanya.
Kulit atau pinggiran pie yang renyah dipadu dengan isian fla susu yang manis dan gurih memang cocok untuk semua kalangan, menjadikannya makanan khas Bali yang tak boleh dilewatkan jika sudah berkunjung ke Pulau Dewata.
Bahkan, pie susu jadi oleh-oleh yang tak lekang oleh waktu dan jadi camilan wajib bagi setiap wisatawan yang sudah menghabiskan waktunya di Bali. Bentuknya yang tidak terlalu besar juga pas jika ingin dibawa dan dimasukkan ke dalam koper.
Pie susu sendiri tersedia di berbagai tempat oleh-oleh maupun pasar tradisional yang ada di Bali. Harganya beragam mulai dari Rp25.000 - Rp35.000 per kotak.
2. Pia Legong
Bosan dengan oleh-oleh Bali yang biasanya? Tenang, Kawan bisa mencoba salah satu kue kering tradisional Bali yang punya rasa lezat ini. Pia legong terbuat dari tepung terigu, kacang hijau, dan gula serta tersedia dalam berbagai varian rasa, seperti kacang hijau, cokelat, nangka, dan durian.
Sama seperti pie susu, Kawan bisa menemukan pia legong di pasar tradisional maupun tempat oleh-oleh. Selain karena rasanya yang lezat, pia legong tidak menggunakan bahan pengawet dan bisa disimpan dalam waktu satu hingga dua minggu tergantung rasanya.
Untuk harga, pia legong berkisar Rp 90.000 per kotak berisi delapan pia. Harganya dapat bervariasi tergantung di mana Kawan membelinya. Kabar baiknya, merek pia ini sudah menghadirkan layanan delivery bagi Kawan GNFI yang punya kegiatan super padat, jadi Kawan tidak perlu repot-repot antre!
https://www.instagram.com/p/DLR3E7vx_k9/
3. Kacang Koro
Suka dengan produk olahan dari kacang-kacangan? Kacang Koro bisa jadi pilihannya! Kawan harus mencoba salah satu oleh-oleh khas Bali yang nikmat dan memiliki beragam varian rasa ini.
Kacang tanah goreng khas Bali ini punya cita rasa yang unik dan gurih, dengan tekstur renyah yang bikin nagih dan cocok untuk camilan bersama. Kacang koro punya berbagai varian rasa, seperti original, pedas, manis, dan keju. Jangan sampai lupa membawa kacang koro untuk oleh-oleh, ya!
4. Kacang Disco
Kacang unik khas Bali ini memang unik jika dilihat dari namanya. Camilan kekinian ini terbuat dari kacang tanah yang dilapisi tepung bumbu pedas dan digoreng renyah dengan proses digoyang-goyang untuk membuat adonan tepung bisa menempel secara sempurna.
Bagi penikmat makanan pedas, kacang disco memiliki rasa pedas yang gurih dan cocok dinikmati sebagai camilan selama perjalanan kembali pulang ataupun sebagai oleh-oleh untuk sanak saudara tercinta.
5. Kopi Kintamani
Selain terkenal dengan keindahan alam dan budayanya, Bali juga terkenal dengan biji kopi khas yang mendunia dan digunakan oleh beragam merek kopi kekinian. Kopi Kintamani memang sudah mendunia karena memiliki aroma dan rasa yang khas dan cocok untuk semua kalangan.
Sejak akhir 2018, kopi Kintamani sudah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Mengukuhkannya sebagai representasi oleh-oleh khas Bali yang unik!
Kopi ini dihasilkan dari perkebunan kopi di kaki Gunung Batur yang menghasilkan paduan rasa yang nikmat. Kopi Kintamani cocok dan direkomendasikan untuk dinikmati oleh Kawan yang memang suka ngopi dan bisa dijadikan oleh-oleh untuk kerabat maupun rekan kerja di kantor.
6. Sambal Matah Instan

Sambal Matah, Makanan Pulau Dewata yang Bisa Jadi Oleh-oleh Khas Bali! | Visit Indonesia
Bagi Kawan penikmat kuliner pedas dan segar, tak ada salahnya berburu sambal matah instan untuk dibawa pulang. Makanan khas Bali ini biasa dijadikan pendamping ikan bakar, ayam betutu, dan nasi campur Bali.
Di samping itu, sambal matah juga bisa dijadikan pendamping beragam makanan, misalnya disandingkan dengan ayam geprek, makanan kesukaan sejuta umat!
Dikutip dari laman Visit Indonesia, sambal matah terbuat dari kombinasi bawang merah, cabai rawit, serai, dan daun jeruk yang diiris tipis, kemudian disiram dengan minyak kelapa panas. Teknik pembuatan yang tidak diulek maupun digoreng serta tambahan serai dan daun jeruk ini yang membedakan sambal matah dengan varian sambal lain!
7. Salak Bali
Oleh-oleh khas Bali lainnya yang wajib dibeli saat berkunjung ke Pulau Dewata adalah buah salak Bali. Salak Bali memiliki rasa yang manis dan tekstur yang renyah. Salak Bali bisa dinikmati langsung atau diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, seperti dodol salak dan jus salak. Menarik bukan?
8. Kain Endek Bali

Kain Endek Bali dalam Koleksi Dior yang Dipamerkan di Paris Fashion Week | Visit Indonesia
Kain Bali bisa jadi oleh-oleh lain jika berkunjung ke Bali, loh. Kain yang terkenal dengan keindahan motif ini juga punya koleksi warna yang beragam. Kawan bisa mengoleksi kain Bali dari kain tenun ikat hingga songket. Kain Bali bisa dijadikan bahan baju, sarung, atau dekorasi rumah maupun buah tangan.
Salah satunya adalah kain endek Bali. Laman Visit Indonesia bercerita bahwa sebelum berkembang dan dibuat di desa-desa Bali, kain endek mulanya berkembang di Kerajaan Gelgel, Klungkung, tepatnya pada masa pemerintahan Raja Dalem Waturenggong. Kain ini biasanya dipakai dalam upacara keagamaan dan umumnya dibuat dengan dua metode, yakni tradisional dengan alat tenun cagcag dan modern dengan alat tenun bukan mesin (ATBM).
Kain tenun khas Bali ini pernah dipinang merek busana dunia, Christian Dior, untuk mempercantik koleksi desain busana mereka yang terkenal elegan. Bahkan, dibawa tampil di peragaan Paris Fashion Week.
Bagi Kawan yang penasaran seperti apa wujud 9 desain bajunya, dapat melihat koleksi Christian Dior edisi Spring/Summer 2021, ya!
9. Topeng Bali

Topeng Bali Jadi Oleh-oleh Khas Bali yang Bisa Dibawa Pulang Pasca Liburan di Pulau Dewata! | Visit Indonesia
Ingin membawa oleh-oleh khas Bali selain makanan? Topeng Bali bisa menjadi opsi untuk dibawa pulang setelah berlibur di Bali.
Topeng Bali banyak dikenakan dalam pertunjukan tari tradisional dan upacara adat. Laman Visit Indonesia berbagi bahwa topeng ini menjadi representasi banyak karakter, mulai dari yang baik maupun yang jahat. Setiap topeng pun menyimpan makna tersendiri, misalnya dalam upacara adat dianggap membawa kekuatan spiritual dan menjadi simbol kekuatan dewa dan roh leluhur.
Topeng Bali bahkan bukan sekadar suvenir, melainkan juga kerajinan tangan yang punya nilai seni dan budaya yang tinggi. Topeng ini terbuat dari kayu dan menggambarkan berbagai karakter dalam cerita tradisional Bali yang melegenda. Cocok untuk menjadi dekorasi unik untuk rumah Kawan, nih!
10. Udeng Bali atau Iket Kepala Khas
Orang Bali asli pasti sering menggunakan aksesori kepala tradisional yang biasa digunakan untuk acara-acara adat dan biasanya dipakai oleh masyarakat Bali.
Udeng Bali terbuat dari kain dan tersedia dalam berbagai warna dan motif yang cantik dan bisa menjadi oleh-oleh yang berkesan bagi orang tercinta di rumah. Harganya sendiri berkisar Rp 10.000–Rp 25.000 per buah tergantung pada bahan dan motif yang Kawan pilih!
11. Kaos Joger atau Joger Jelek

Kaos Joger Jelek, Oleh-oleh Khas Bali yang Eksklusif dan Tidak Bisa Didapat di Luar Pulau Dewata! | Joger Jelek
Kawan ingin membawa oleh-oleh yang bisa dikenang dan tidak cepat habis atau rusak? Kaos Joger cocok sekali, nih!
Kaos Joger adalah salah satu oleh-oleh khas Bali yang paling populer dan hanya dijual secara eksklusif secara offlinedi Joger Pabrik Kata-Kata, Kuta, dan TEMAN (TEMpat penyamAN) Joger, Luwus, Bali. Tujuannya agar wisatawan luar Bali senantiasa tertarik untuk mengunjungi Bali sehingga perputaran ekonomi menjadi semakin baik!
Bagi Kawan pencinta meme, kaos Joger terkenal akan kata-katanya yang unik, lucu, dan terkesan nyeleneh. Lihat saja slogan di laman resmi "Joger Jelek", bunyinya begini: Kalau Anda suka Jogjer, berarti Anda waras. Tetapi kalau Anda tidak suka Joger, berarti Anda lebih waras.
12. Tas Rotan Bali
Saat berkunjung ke Pulau Seribu Pura, Kawan dapat menemukan beragam desain tas rotan yang cantik dan cocok untuk digunakan sebagai fashion item. Tas rotan ini biasanya dibuat oleh para pengrajin lokal dan mudah ditemukan di sejumlah kios kawasan wisata.
13. Perhiasan Perak Celuk
Laman resmi Pemerintah Kabupaten Gianyar menyinggung bahwa perhiasan perak pernah menjadi penyumbang devisa terbesar untuk kategori ekspor nonmigas di Provinsi Bali, sayangnya setelah itu perkembangannya menjadi lesu.
Kawan yang tertarik mendukung pelestarian UMKM dan merupakan penggemar perhiasan dapat membawa pulang beragam desain pernak-pernik perak, salah satunya berasal dari Desa Celuk.
Wira's Silver Bali menjadi salah satu merek yang diperkenalkan Kementerian UMKM di laman resminya. Merek ini sudah ada sejak tahun 1986 di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, Bali. Mereka memproduksi banyak perhiasan silver mulai dari anting, gelang, kalung, cincin hingga souvenir dengan metode handmade maupun proses casting,
14. Ukiran Kayu Bali
Bagi pencinta seni ukir, Kawan GNFI dapat membawa pulang ukiran kayu khas Bali. Ukiran ini biasanya membawa makna mendalam, misalnya mengisahkan mitologi, kehidupan sehari-hari, atau memuat elemen alam yang cantik.
Visit Indonesia menjelaskan bahwa bahan baku kayu untuk ukiran Bali biasanya memanfaatkan kayu lokal yang punya nilai spiritual tinggi. Di samping menjadikannya hiasan, Kawan dapat memanfaatkannya untuk dekorasi rumah adat, altar, dan patung-patung sakral karena ukiran tersebut juga bisa menyimbolkan hubungan antara manusia, alam, dan roh leluhur.
15. Lukisan Bali
Terkenal akan ragam budaya dan keseniannya, Kawan juga dapat membawa pulang lukisan sebagai opsi oleh-oleh khas Bali selain makanan.
Lukisan Bali biasanya dapat ditemukan dengan mudah di sekitar Kawan, misalnya di pusat oleh-oleh seperti Krisna. Mereka biasanya menjual banyak lukisan dengan ragam motif seperti bertema manusia hingga alam Bali yang indah.
Oleh-Oleh Khas Bali Selain Makanan
Bagi Kawan yang ingin buah tangan yang lebih awet dan bisa dinikmati sepanjang waktu, dapat berbelanja oleh-oleh khas Bali selain makanan. Ada banyak opsi yang bisa Kawan pilih, mulai dari kain, kerajinan, aksesori dan fashion item, lukisan, hingga perhiasan silver dengan ragam desain elegan.
Kawan dapat menanyakan makna item tersebut kepada penjual dan menyesuaikannya dengan tujuan pemakaian, sehingga oleh-oleh itu menjadi memiliki nilai dan hubungan yang lebih dalam bagi Kawan atau penerima lain!
Oleh-Oleh Khas Bali Halal
Bagi Kawan GNFI Muslim, tenang saja, masih banyak opsi oleh-oleh khas Bali yang halal!
Sebagian besar oleh-oleh khas Bali sendiri biasanya halal. Namun, khusus untuk buah tangan berupa kuliner tertentu seperti pie susu, Kawan dapat mengecek logo halal pada bagian luar kemasan jika ingin lebih yakin.
Pie susu, pie legong, kopi Kintamani, salak Bali, hingga ragam olahan kacang-kacangan biasanya halal. Namun, hal ini dapat bervariasi tergantung pada merek dan bahan yang dipakai. Kawan dapat menanyakan bahan dasar yang dipakai kepada para penjual dan mengecek komposisi agar lebih yakin.
Di samping itu, Kawan juga dapat memilih oleh-oleh seperti lukisan, kain Bali, tas rotan, atau Udeng khas Bali jika menginginkan opsi yang jelas lebih aman!
Tips Memilih Oleh-oleh Khas Bali
Berikut sederet tips yang bisa Kawan lakukan saat memilih oleh-oleh khas Bali:
- Sesuaikan dengan selera Kawan dan orang-orang tercinta yang akan menerima oleh-oleh tersebut.
- Pertimbangkan daya tahan untuk Kawan yang ingin membawa oleh-oleh dalam perjalanan yang panjang. Pilih oleh-oleh yang tahan lama seperti makanan kering atau kerajinan tangan.
- Bandingkan harga sebelum membeli oleh-oleh, ya!
- Pastikan kualitas terbaik untuk membawa oleh-oleh dari Bali agar tidak cepat rusak.
- Pastikan label halal dan cek komposisi bagi Kawan GNFI yang Muslim.
Kalau Kawan yang sedang berlibur ke Bali, selain ingin menikmati keindahan alam dan kebudayaannya, oleh-oleh apa nih yang ingin dibawa untuk keluarga tercinta? Share juga di sini yuk!
Artikel ini diperbarui pada tanggal 5 Agustus 2026 pukul 12:51 WIB.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


