mirip kaluna ini strategi mbah tono bisa naik haji dari hasil mulung dan kerja serabutan - News | Good News From Indonesia 2024

Mirip Kaluna, Ini Strategi Mbah Tono Bisa Naik Haji dari Hasil Mulung dan Kerja Serabutan

Mirip Kaluna, Ini Strategi Mbah Tono Bisa Naik Haji dari Hasil Mulung dan Kerja Serabutan
images info

Mirip Kaluna, Ini Strategi Mbah Tono Bisa Naik Haji dari Hasil Mulung dan Kerja Serabutan


Meskipun musim haji telah usai, Mbah Tono menjadi salah satu sosok yang meninggalkan cerita berkesan. Mbah Tono, sosok yang telah berusia lebih dari setengah abad, berhasil memenuhi hajatnya untuk menunaikan ibadah haji dari hasil kerja memungut barang bekas.

Berasal dari masyarakat kelas menengah ke bawah, ibadah haji menjadi mimpi terbesar. Bukan berarti tidak mungkin. Buktinya, Mbah Tono mampu menggapai cita-citanya itu meskipun dengan berbagai tantangan.

baca juga

Kerja Apapun Asalkan Halal

Sebagaimana dilansir dari Kominfo Jatim, Mbah Tono merupakan warga asal Kelurahan Tinatan, Kota Ponorogo, Jawa Timur yang telah berusia 61 tahun dan bekerja sebagai pemulung.

 Ia sangat gigih hendak ziarah ke makam Rasulullah setelah bermimpi melaksanakan haji. Mimpi itu datang pada 1998 dan menjadi titik perjuangan Mbah Tono hingga 2024.

“Saat saya terbangun, saya berdoa dengan penuh kesungguhan hati dan memohon kepada Allah SWT agar diberi kemampuan untuk berhaji ke tanah suci," tutur Mbah Tono.

baca juga

Untuk memenuhi panggilan dari Allah, Mbah Tono mengaku tidak memiliki strategi khusus. Ia hanya mengerjakan segala sesuatu yang bisa dikerjakan, seperti mengumpulkan barang bekas, menyapu, memperbaiki genting, hingga memotong kayu.

Mudahnya, Mbah Tono menjadi seorang serabutan. Bahkan, ia juga pernah menarik becak.

"Saya tahun 1983 mulai narik becak dan mulung, terus diberi pekerjaan seseorang sebagai tukang sapu. Terkadang ya disuruh orang-orang memperbaiki atap (genting) ataupun motong kayu. Semua pekerjaan serabutan yang saya bisa, saya lakoni asalkan halal,” jelasnya.

baca juga

Sedikit Demi Sedikit, Tercapailah Impian Haji

Sebagai seorang pekerja serabutan, upah yang didapat Mbah Tono tidak begitu besar. Meski demikian, ia tetap gigih dan konsisten menyisihkan sebagian penghasilannya demi menunaikan haji.

Tidak banyak, hanya ribuan dan mentok puluhan ribu tiap harinya. Meski tampak kecil, jika dihitung lagi, Mbah Tono mampu menabung hingga Rp150.000 per bulannya.

“Kadang Rp3 ribu per hari. Kadang Rp5 ribu. Paling banyak pernah menabung Rp15 ribu,” imbuh Mbah Tono.

baca juga

Yang perlu digarisbawahi adalah keyakinan dan konsistensi Mbah Tono bahwa kalkulator Allah berbeda dengan itung-itungan manusia. Tak lupa, Mbah Tono juga selalu memanjatkan doa kepada Allah agar dirinya segera dipanggil ke baitullah.

Hingga akhirnya, pada suatu hari Mbah Tono membantu menjual tanah milik orang lain. Mbah Tono berhasil menjualkan tanah tersebut dan ia mendapatkan komisi Rp 7 juta. Bermodal uang tersebut ditambah dengan uang tabungannya, Mbah Tono memberanikan diri mendaftar haji pada tahun 2011.

Dari situ, jalan Mbah Tono semakin mulus. Ia kerap mendapatkan bantuan dari warga sekitar hingga kemudian beternak kambing dan sapi untuk menambah pemasukannya. 

Hingga akhirnya, pada 2024 ini, Mbah Tono berangkat haji dan tergabung dalam Kloter 19 Embarkasi Surabaya, serta dijadwalkan terbang pada hari Kamis (16/5). 

Menariknya, keberangkatan haji Mbah Tono menjadi kebahagiaan masyarakat bersama. Sebagaimana video yang diunggah oleh kanal YouTube Harian Surya, Mbah Tono diarak oleh warga menggunakan gerobak mulungnya saat hendak berangkat haji.

baca juga

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.