Timnas Futsal Indonesia juara ASEAN Futsal Championship 2024. Pencapaian spesial ini membuat mimpi Mohammad Hashemzadeh berhasil terwujud kala ia tak lagi membersamai tim Garuda.
Indonesia meraih juara ASEAN Futsal Championship 2024 setelah mengalahkan Vietnam dalam partai final. Bermain di Terminal 21 Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (10/11/2024) malam WIB, anak-anak asuh Hector Souto menang dengan skor 2-0.
Indonesia tampil ciamik sejak babak penyisihan grup. Tergabung di Grup B bersama Australia, Myanmar, dan Kamboja, Indonesia mampu menyapu bersih kemenangan. Tercatat Indonesia mengalahkan, Kamboja 9-0, Australia 3-1, dan Myanmar 5-1. Kemudian di semifinal, Indonesia menekuk Thailand dengan skor telak 5-1.
Keberhasilan ini menjadi spesial berhubung Indonesia sudah lama tidak juara. Tercatat, terakhir kali Indonesia jadi jawara futsal ASEAN adalah pada 2010 setelah mengalahkan Malaysia 5-0 di final.
Gelar ini sekaligus jadi yang kedua bagi Indonesia. Dua gelar tersebut didapat dari enam kali kesempatan lolos ke final.
Mimpi Mohammad Hashemzadeh
Ada kisah menarik di balik keberhasilan Indonesia di ASEAN Futsal Championship
Ternyata, ini adalah mimpi Mohammad Hashemzadeh yang akhirnya berhasil terwujud.
Hashemzadeh adalah eks pelatih Indonesia pada 2022-2023. Meski periode kiprahnya tergolong singkat, ia dikenal sebagai pelatih yang membawa banyak kemajuan bagi futsal Indonesia.
Di bawah kepelatihan Hashemzadeh, Indonesia untuk pertama kalinya berhasil melewati babak penyisihan grup Piala Asia Futsal). Selain itu, Indonesia juga juga naik dari peringkat 11 ke peringkat 6 di Asia.
Hashemzadeh mampu membuat Indonesia ciamik di Asia meski tanpa sejumlah pemain andalan. Kala itu nama-nama top seperti Muhammad Albagir, Marvin Alexa, Ardiansyah Runtuboy, dan Evan Soumilena tidak ikut berlaga karena cedera.
Kendati demikian, pelatih asal Iran itu tak mampu membawa Indonesia juara di Asia Tenggara. Hashemzadeh hanya mampu membawa Indonesia menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2022 setelah dikalahkan Thailand 3-5 lewat adu penalti. Setelah laga, ia pun menyampaikan sebuah harapan untuk Indonesia.
"Semoga ke depan bisa lebih baik lagi," katanya saat itu.
Kini, harapan Hashemzadeh akhirnya terwujud. Indonesia tak lagi menjadi runner-up, melainkan juara di Asia Tenggara. Itu terjadi setelah ia sudah tak lagi melatih Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Hashemzadeh mengumkan mundur pada Juli 2023. Pengunduran dirinya dilakukan secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


