lirik lagu kicir kicir dan maknanya - News | Good News From Indonesia 2026

Lirik Lagu “Kicir-Kicir”, Lengkap dengan Makna dan Penciptanya

Lirik Lagu “Kicir-Kicir”, Lengkap dengan Makna dan Penciptanya
images info

Lirik Lagu “Kicir-Kicir”, Lengkap dengan Makna dan Penciptanya


Lagu “Kicir-Kicir” merupakan salah satu lagu daerah Indonesia yang berasal dari Betawi, Jakarta. Lagu ini dikenal luas sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Betawi yang lekat dengan suasana ceria, terbuka, dan penuh keakraban.

Sejak lama, lagu Kicir-Kicir hidup dalam tradisi lisan dan dinyanyikan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dalam kehidupan masyarakat, Kicir-Kicir biasanya diperdengarkan pada berbagai kesempatan, seperti acara penyambutan tamu, hajatan, pertunjukan seni, hingga festival budaya Betawi.

Lagu ini juga sering diajarkan di sekolah-sekolah sebagai materi pengenalan lagu daerah, sehingga keberadaannya tetap terjaga di tengah arus musik modern.

Dengan irama yang ringan dan lirik yang mudah diingat, lagu Kicir-Kicir menjadi salah satu lagu daerah yang paling akrab di telinga masyarakat Indonesia.

Lirik Lagu Daerah “Kicir-Kicir”

Berikut adalah lirik lagu Kicir-Kicir 3 bait yang paling umum dikenal dan sering dinyanyikan:

Kicir-kicir ini lagunya
Lagu lama ya tuan dari Jakarta
Saya menyanyi ya tuan memang sengaja
Untuk menghibur menghibur hati yang duka

Burung dara burung merpati
Terbang cepat ya tuan tiada tara
Bilalah kita ya tuan suka menyanyi
Badanlah sehat ya tuan hati gembira

Kicir-kicir ini lagunya
Lagu lama ya nona dari Jakarta
Saya menyanyi ya nona memang sengaja
Untuk menghibur menghibur semua orang

Lirik tersebut menggunakan bahasa sederhana dengan sapaan khas Betawi, seperti “tuan” dan “nona”, yang mencerminkan gaya tutur masyarakatnya. 

Makna Lagu “Kicir-Kicir”

Secara makna, lagu Kicir-Kicir mengandung ajakan untuk bergembira dan saling menghibur. Hal ini tergambar jelas dari lirik yang menekankan tujuan bernyanyi sebagai sarana untuk menghibur hati yang duka. Lagu ini seolah mengingatkan bahwa kesedihan merupakan bagian dari hidup, tetapi dapat diringankan melalui kebersamaan dan musik.

Selain itu, makna lagu Kicir-Kicir juga berkaitan dengan pesan menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Lirik tentang “badan sehat” dan “hati gembira” mencerminkan pandangan hidup masyarakat Betawi yang menghargai keseimbangan antara tubuh dan perasaan. Bernyanyi, tertawa, dan bersosialisasi dipandang sebagai cara sederhana untuk menjaga semangat hidup.

Lebih jauh, lagu ini mencerminkan nilai sosial yang kuat. Lagu Kicir-Kicir hampir selalu dinyanyikan secara bersama-sama, bukan secara individual. Hal tersebut menunjukkan bahwa kebahagiaan akan terasa lebih bermakna ketika dibagikan dengan orang lain. Inilah sebabnya lagu tersebut kerap hadir dalam acara yang bersifat komunal dan melibatkan banyak orang.

baca juga

Tentang Pencipta Lagu “Kicir-Kicir”

Hingga kini, pencipta lagu Kicir-Kicir tidak diketahui secara pasti. Kondisi ini bukanlah hal yang asing, mengingat banyak lagu daerah di Indonesia lahir dari tradisi lisan dan berkembang di tengah masyarakat tanpa pencatatan resmi mengenai penciptanya.

Berdasarkan berbagai sumber sejarah, lagu Kicir-Kicir telah lama dikenal oleh masyarakat Betawi sebelum akhirnya terdokumentasi dan dikenal secara nasional. Lagu ini diyakini tumbuh dari kebiasaan masyarakat yang gemar berpantun dan bernyanyi dalam keseharian mereka. Seiring waktu, lirik dan melodinya mengalami penyesuaian, tetapi inti pesannya tetap terjaga.

Meskipun pencipta aslinya tidak diketahui, lagu Kicir-Kicir dipopulerkan oleh Bing Slamet, seniman besar Indonesia yang aktif pada era 1950-an. Melalui penampilannya di berbagai panggung dan media, Bing Slamet memperkenalkan lagu ini ke khalayak yang lebih luas. Sejak saat itu, lagu Kicir-Kicir semakin dikenal dan dianggap sebagai salah satu lagu daerah khas Jakarta.

Dalam pertunjukan tradisional, Kicir-Kicir biasanya diiringi dengan alat musik Betawi, seperti gambang kromong, kendang, rebana, kecrek, dan gong kecil. Iringan musik tersebut menghasilkan ritme yang dinamis dan memperkuat kesan ceria, sehingga lagu ini cocok dibawakan dalam suasana perayaan.

Sebagai lagu daerah Betawi, karya ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai budaya. Liriknya yang sederhana, maknanya yang positif, serta sejarahnya yang panjang menjadikan lagu ini tetap relevan hingga saat ini.

Di tengah perkembangan musik modern, lagu Kicir-Kicir tetap berdiri sebagai pengingat akan kekayaan budaya lokal Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Birrbik Faza Muhammad lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Birrbik Faza Muhammad.

BF
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.