kapan rekrutmen tni ad 2026 dibuka ini jadwal syarat dan cara daftarnya - News | Good News From Indonesia 2026

Kapan Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka? Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Kapan Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka? Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya
images info

Kapan Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka? Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya


Banyak calon pemuda Indonesia yang menunggu dibukanya penerimaan TNI Angkatan Darat (TNI AD) tahun 2026. Pertanyaan yang paling sering muncul tentu saja: “Kapan rekrutmen TNI AD 2026 dibuka?”. 

Untuk menjawab hal tersebut, berikut rangkuman informasi jadwal, syarat, tata cara pendaftaran, dan link resminya

Kapan Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka?

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) 2026 kembali membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri melalui jalur militer dalam Rekrutmen TNI 2026.

Rekrutmen terbuka untuk posisi calon Prajurit Tamtama Prajurit Karier (PK). Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya TNI AD menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dan profesional. Selain itu diharapkan bertambah SDM yang memiliki semangat bela negara untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pendaftaran Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2026 dibuka sejak 23 Desember 2025 hingga 29 Januari 2026. Tahapan validasi dijadwalkan berlangsung pada 6 Januari hingga 31 Januari 2026.

Setelah mendaftar secara online, peserta akan mengikuti rangkaian seleksi yang meliputi verifikasi dokumen, pemeriksaan kesehatan, tes jasmani, mental ideologi, hingga pendidikan dasar militer. Seperti apa persyaratan Rekrutmen TNI AD 2026? Simak informasinya berikut ini!

Rekrutmen Tamtama TNI AD 2026

Tamtama adalah jenjang awal dalam keprajuritan yang ingin berkarier di TNI AD. Proses pendaftarannya pun cukup sederhana, sebagai berikut:

1. Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia.

  • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (salah satu dari 6 agama resmi atau penghayat kepercayaan).

  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

  • Berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan 21 Maret 2026.

  • Tidak memiliki catatan kriminal (dibuktikan Surat Catatan Kepolisian).

  • Sehat jasmani dan rohani, serta tidak berkacamata.

  • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.

  • 2. Persyaratan Lain

    1. Laki-laki, bukan anggota atau mantan TNI/Polri, bukan PNS TNI.

    2. Berijazah minimal S1/D4/D3/D1 atau SMA/MA/SMK sederajat (Paket C berlaku).

  • Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan sampai 2 tahun setelah lulus Dikma.

  • Tinggi badan minimal 158 cm, berat badan seimbang.

  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun.

  • Bersedia mengganti biaya negara jika mengundurkan diri dari seleksi/pendidikan.

  • Siap ditempatkan di seluruh kecabangan TNI AD dan seluruh wilayah Indonesia.

  • Wajib mengikuti seluruh pemeriksaan: Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Mental Ideologi, dan Psikologi.

  • 3. Persyaratan Tambahan

    1. Ada surat persetujuan orang tua/wali (wali harus sah secara hukum bila bukan orang tua kandung).

    2. Tidak ada intervensi orang tua/wali terhadap panitia selama proses seleksi dan pendidikan.

    3. Ijazah dari luar negeri harus disahkan oleh Kemendikbud, termasuk transkrip nilai yang telah disetarakan.

    4. Tidak bertato/tindik dan tidak ada bekasnya (kecuali adat dengan surat keterangan ketua adat).

    5. Bersedia mematuhi aturan bebas KKN; pelanggaran → tidak lulus/dikeluarkan dari Dikma.

    6. Wajib memiliki BPJS/KIS aktif.

    4. Persyaratan Prestasi

    Sertifikat/piagam juara tingkat nasional (juara 1, 2, 3) dapat menjadi nilai tambah pada pemeriksaan dan sidang pemilihan.

    Lokasi Seleksi Tamtama AD

    Ajendam tersedia di setiap provinsi, seperti Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam V/Brawijaya, Kodam XII/Tanjungpura, dll.

    Rekrutmen Bintara TNI AD 2026

    Bintara sering disebut sebagai tulang punggung satuan. Karena pendaftarnya minimal merupakan lulusan sarjana maupun diploma yang ingin berkarir lebih tinggi. Syarat untuk mendaftarnya pun juga terbilang mudah, berikut detailnya:

    1. Persyaratan Umum

    1. Warga Negara Indonesia.
    2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
    4. Berusia 17 tahun 10 bulan – 24 tahun pada pembukaan pendidikan 26 Maret 2026.
    5. Tidak memiliki catatan kriminal dari Kepolisian.
    6. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
    7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.

    2. Persyaratan Lain

    1. Pria, bukan anggota/mantan TNI/Polri atau PNS TNI.
    2. Lulusan S1/D4/D3/D1 (tanpa syarat nilai) atau lulusan SMA/MA/SMK (terakreditasi) dengan syarat nilai sebagai berikut:
      • Lulusan SMA/MA/SMK 2017–2019: Nilai UN rata-rata minimal 37.
      • Lulusan tahun 2020: Nilai rapor rata-rata Bahasa Indonesia, Inggris, Matematika=65.
      • Lulusan tahun 2021–2022: Nilai rapor rata-rata 3 mapel=68.
      • Lulusan tahun 2023–2025: Nilai rapor rata-rata 3 mapel=70.
    3. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah hingga 2 tahun setelah lulus Dikma.
    4. Tinggi badan minimal 163 cm, berat badan seimbang.
    5. Bersedia menjalani IDP minimal 10 tahun.
    6. Bersedia mengganti biaya negara jika mengundurkan diri.
    7. Siap ditempatkan di seluruh kecabangan dan wilayah NKRI.
    8. Wajib mengikuti seluruh pemeriksaan: Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Mental Ideologi, dan Psikologi.

    3. Persyaratan Tambahan

    1. Ada surat persetujuan orang tua/wali (ketentuan wali sama seperti Tamtama).
    2. Tidak ada intervensi orang tua/wali selama proses seleksi dan pendidikan.
    3. Ijazah luar negeri harus disahkan Kemendikbud dan disetarakan.
    4. Tidak bertato/tindik atau bekasnya (kecuali adat dengan surat keterangan).
    5. Mematuhi aturan bebas KKN; pelanggaran → dinyatakan tidak lulus/dikeluarkan.
    6. Memiliki BPJS/KIS aktif.

    4. Persyaratan Prestasi

    Sertifikat/piagam juara tingkat nasional (1, 2, 3) dapat digunakan sebagai nilai tambah saat Rik/Uji dan sidang pemilihan.

    Rekrutmen Tamtama PK TNI AD 2026 membuka peluang bagi generasi muda untuk menjadi bagian dari garda terdepan pertahanan negara. TNI AD tidak pernah memungut biaya apapun selama proses pendaftaran. Hati-hati penipuan yang mengatasnamakan panitia rekrutmen. 

    Melalui proses gratis dan transparan, TNI AD memberi ruang seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa untuk berlatih, berdisiplin, dan mengabdi. Calon pendaftar disarankan rutin memantau informasi resmi dari TNI AD agar tidak tertinggal tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Yuk buruan daftar.

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

    MA
    MS
    Tim Editorarrow

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.