Surabaya, 16 Maret 2026 - Program outgoing Global Volunteer(oGV) kembali menjadi ruang pertukaran lintas budaya bagi anak muda Surabaya untuk berkontribusi pada isu global. Melalui program ini, Azra, Exchange Participant dari AIESEC in Surabaya, menjalani pengalaman volunteering selama kurang lebih lima minggu di Egypt melalui proyek 'Global Classroom' yang berfokus pada Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Quality Education.
outgoing Global Volunteer (oGV) merupakan program exchange AIESEC yang mempertemukan anak muda dengan kesempatan kontribusi sosial berbasis SDGs di berbagai negara. Dalam 'Global Classroom', kontribusi tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi, seperti pengajaran Bahasa Inggris kepada anak-anak usia sekolah. Melalui proses pertukaran ini, peserta tidak hanya memberi dampak, tetapi juga belajar dari lingkungan baru yang mereka hadapi.
Selama program berlangsung sejak awal Januari hingga Februari 2026 dalam kurun lima minggu, Azra terlibat langsung dalam kegiatan mengajar anak usia 6–8 tahun di sebuah nursery school di Egypt. Proses belajar mengajar berlangsung secara interaktif dan menekankan pendekatan motorik, eksperimen, serta aktivitas yang mendorong rasa ingin tahu anak. Ketertarikan siswa terhadap sains dan eksplorasi menjadi bagian dari dinamika kelas yang membentuk pengalaman belajar dua arah.
Pengalaman ini memperlihatkan bagaimana pertukaran tidak hanya terjadi pada level budaya, tetapi juga dalam metode pembelajaran. Azra mengamati bahwa lingkungan pendidikan di Egypt mendorong anak untuk aktif bergerak, bereksperimen, dan mengekspresikan apresiasi secara langsung. Di ruang kelas, pertukaran nilai ini menjadi medium pembelajaran bersama antara relawan dan siswa.
Dalam prosesnya, Azra juga menghadapi tantangan adaptasi, termasuk keterbatasan bahasa. Namun, tantangan tersebut justru membuka ruang belajar baru. Upaya saling memahami, termasuk mempelajari Bahasa Arab dasar, menjadi bagian dari proses 'Leadership by exchange', di mana kepemimpinan tumbuh melalui kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan membangun kepercayaan di lingkungan baru.
“Awalnya aku merasa ragu dan cemas menghadapi lingkungan yang benar-benar baru. Tapi seiring berjalannya waktu, aku justru belajar bahwa dunia ini luas dan penuh ruang untuk saling memahami,” ujar Azra. Ia menambahkan bahwa kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris meningkat, sekaligus keberanian untuk keluar dari zona nyaman.
Dalam menjalani program pertukaran lintas negara, aspek keamanan dan kenyamanan Exchange Participant menjadi bagian penting dari keseluruhan pengalaman. Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, AIESEC in Surabaya mendampingi Azra melalui proses yang terstruktur, mulai dari pengurusan dokumen, persiapan keberangkatan, hingga pemantauan selama program berlangsung di Egypt.
Pendampingan ini dilakukan melalui koordinasi antara AIESEC di negara asal dan negara tujuan, termasuk penyediaan host, penyesuaian lingkungan tinggal, serta komunikasi rutin selama program. Dengan sistem pendampingan tersebut, peserta dapat menjalani proses pertukaran secara aman dan terarah, sehingga mampu berfokus pada kontribusi dan pembelajaran lintas budaya yang dijalani.
Melalui pengalamannya di Egypt, Azra memandang program outgoing Global Volunteer sebagai ruang untuk membuka perspektif baru tentang dunia dan peran anak muda di dalamnya. “Indonesia punya tantangannya sendiri, dan negara lain juga memiliki dinamika yang berbeda. Lewat exchange, kita belajar memahami itu semua,” ungkapnya.
Kawan, kisah Azra menegaskan bahwa outgoing Global Volunteer bukan sekadar program perjalanan, melainkan proses pertukaran nilai dan pembelajaran yang membentuk kepemimpinan anak muda. Melalui 'Leadership by exchange', AIESEC in Surabaya terus membuka ruang bagi kawan-kawan muda untuk berkontribusi secara global, sambil bertumbuh sebagai individu yang lebih adaptif, sadar, dan berdaya.
Gimana, kawan? Penasaran bagaimana proses exchange bisa menjadi ruang belajar dan pembentukan kepemimpinan anak muda? Kawan dapat mengenal lebih jauh program dan inisiatif AIESEC melalui laman resmi aiesec.org, serta mengikuti cerita kepemimpinan anak muda Surabaya di Instagram @aiesecsurabaya.
Grow through global volunteering with AIESEC! (Marsha Nurrahmadina Muntahir)
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


