KALSELMAJU.COM, BANJARMASIN – Bubur ayam Masjid Raya Sabilal Muhtadin sudah menjadi ikon kuliner Ramadan di Kota Banjarmasin. Setiap tahun, sajian khas di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin Tengah ini selalu jadi penantian warga saat berbuka puasa.
Di balik kelezatan yang tak pernah berubah itu, ada tangan-tangan terampil yang bekerja sejak pagi. Salah satunya adalah Sidah (60), perempuan yang telah lama menjadi bagian dari dapur legendaris Bubur Sabilal. (MAKIN TAHU INDONESIA)
Sidah bukanlah tangan pertama yang meracik Bubur Sabilal. Ia mengisahkan, ia mulai terlibat dalam pembuatan bubur ini sejak era H Sabah, yakni generasi kedua pengelola. Usaha menyiapkan menu berbuka ini memang warisan dari generasi ke generasi.
Dari sinilah kedekatan emosional antara pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan keluarga H Sabah terus terjalin hingga kini.
Resep Bubur Sabilal tidak pernah berganti. Cita rasa khasnya tetap dipertahankan sebagai patokan yang tidak boleh diubah. Juga sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Baca Selengkapnya

