air terjun sipiso piso - News | Good News From Indonesia 2026

Air Terjun Sipiso Piso, Destinasi Wisata yang Boleh Jadi Pertimbangan Saat Libur Lebaran Tiba

Air Terjun Sipiso Piso, Destinasi Wisata yang Boleh Jadi Pertimbangan Saat Libur Lebaran Tiba
images info

Air Terjun Sipiso Piso, Destinasi Wisata yang Boleh Jadi Pertimbangan Saat Libur Lebaran Tiba


Kawan GNFI, selama ini kalau mudik ke mana? Apakah hanya mengunjungi rumah kerabat dekat di kampung halaman saja? Apakah kamu mungkin menargetkan jajanan pasar yang lama dirindukan selama berada di tanah perantauan? Atau, mencari tempat wisata sebagai pelepas penat dari rutinitas kerja yang sedemikian padat?

Sebenarnya, wilayah di Indonesia terkenal kaya akan panorama yang menyejukkan mata dan hati. Dalam tulisan kali ini, ada satu destinasi wisata yang masih luput dari pantauan kita. Adapun objek yang dimaksud adalah air terjun.

Memahami Pembentukan Air Terjun

Sebelum itu, kita akan belajar seperti apa air terjun bisa terbentuk di alam. Menyadur education.nationalgeographic.org, air terjun merupakan aliran sungai atau sejenis badan air yang jatuh bebas dari tebing berbatu ke genangan air di bawahnya.

Air terjun kerap kali diketahui sebagai kaskade, yaitu air terjun dangkal dengan ketinggian tertentu. Peristiwa alam seperti erosi memainkan peranan penting dalam pembentukan air terjun.

Secara umum, air terjun terbentuk tatkala aliran air mengalir dari batuan lunak menuju batuan keras. Ini dapat terjadi secara lateral (ketika aliran air mengalir di permukaan bumi) maupun vertikal (ketika aliran air jatuh lalu membentuk air terjun).

baca juga

Dalam kedua kasus berikut, batuan lunak terkikis, meninggalkan tebing keras lokasi di mana aliran air jatuh. Adapun garis jatuh adalah garis imajiner pada sepanjang mana sungai-sungai sejajar terjun saat mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah.

Banyaknya air terjun di suatu daerah membantu ahli geologi serta hidrologi untuk menentukan garis jatuh wilayah tersebut beserta struktur batuan di bawahnya.

Kecepatan aliran air kian meningkat saat mendekati air terjun, sehingga meningkatkan pula jumlah erosi yang terjadi. Pergerakan air di puncak air terjun mampu mengikis batuan sampai menjadi rata dan halus.

Aliran air yang turun dengan deras juga dapat menciptakan pusaran yang kuat yang mengikis batuan kolam air di bawahnya. Substrat seperti air maupun sedimen menjadi ‘pelaku utama’ dalam proses erosi.

Sedimen tersebut diketahui dapat berupa lumpur mikroskopis, kerikil, bahkan hingga bongkahan batu, yang mampu mengikis dasar sungai yang biasanya tersusun atas batu pasir atau batu kapur—ciri khas dari batuan lunak.

Pada akhirnya, kanal sungai secara intens mengikis dasar sungai sehingga hanya batuan keras yang tersisa, misalnya seperti granit. Air terjun tercipta saat formasi granit ini membentuk tebing dan tepian.

Dalam pelaksanaannya, tidak hanya erosi saja, melainkan gempa bumi, tanah longsor, gletser, atau erupsi juga dapat membantu menciptakan air terjun.

Guna mengelompokkan air terjun, para ilmuwan biasa mengklasifikasikannya menurut beberapa karakteristik, yaitu ditinjau dari volume rata-rata air, lebar, serta ketinggian.

Untuk studi kasus mengenai volume, prakiraan volume air yang dikeluarkan dari Air Terjun Inga di Republik Demokratik Kongo adalah 25.768 meter kubik per detik.

Mengenai lebar, Air Terjun Khone Phapheng di Laos memiliki lebar sekitar 10.783 meter. Lalu jika soal ketinggian, Air Terjun Angel yang disebut sebagai air terjun tertinggi di dunia ini punya ketinggian berdasarkan dari jatuhnya air sekitar 979 meter menuju ngarai terpencil di hutan hujan Venezuela.

baca juga

Inilah Dia, Air Terjun Sipiso Piso!

Nah, Indonesia sendiri memiliki objek air terjun yang tidak kalah eksotis dengan versi mancanegara. Menyitat informasi dari Pemprov Sumatra Utara, Air Terjun Sipiso Piso memiliki ketinggian sekitar 120 meter, menjadikannya sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia.

Lokasinya sendiri berada di perbukitan setinggi lebih dari 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Adapun alamat dari air terjun ini terletak di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Sejarah dari istilah ‘Sipiso Piso’ berasal dari nama gunung yang ada di Timur Laut air terjun ini. Terdapat gunung yang dikenal dengan Dolok Sipiso Piso yang tingginya hampir mencapai 2.000 mdpl.

Arti dari “Sipiso Piso” dalam bahasa Batak adalah pisau. Berdasarkan legenda lokal suku Karo, nama tersebut dipilih karena menggambarkan aliran air terjunnya yang tinggi dan tipis, mirip dengan representasi pisau.

Air Terjun Sipiso Piso menawarkan sejumlah spot yang tidak kalah menarik. Bagi Kawan yang suka berpetualang maupun mendaki gunung, tidak ada salahnya melakukan tracking ke dasar air terjun untuk merasakan sendiri sensasi alami dan tantangannya yang diberikan.

Adapun pengunjung akan disambut dengan deretan anak tangga yang mengular sepanjang jalan.

Selain itu, pengunjung juga akan diperlihatkan keindahan alam yang memesona, udara yang segar, serta pertunjukkan kemegahan air terjun dari bawah.

Jika ingin dari atas, maka pengunjung bisa menyaksikan panorama tersebut dari pos pemantauan atau gardu pandang di atas bukit.

Justru di sini, Kawan boleh mengonfirmasi langsung bentuk air terjun layaknya sebilah pisau sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya.

Mengenai fasilitas yang disediakan, pihak berwenang telah menyiapkan toilet, mushola, warung makan, sentra oleh-oleh, serta penginapan. Menurut ulasan Google Maps, diketahui harga tiket masuk ke Air Terjun Sipiso Piso untuk dewasa mencapai Rp7.500,00 dan anak-anak mencapai Rp5.000,00.

baca juga

Tentang tarif parkir motor ditaksir sekitar Rp3.000,00 dan Rp5.000,00 untuk mobil. Untuk rute perjalanannya, jarak dari pusat kota Karo menuju lokasi adalah sekitar 30 kilometer dengan estimasi waktu tempuh 1 jam perjalanan.

Kawan bisa melewati Jalan Letjen Jamin Ginting - Jalan Mariam Ginting - Jalan Besar Kabanjahe Merek - Jalan Saribu Dolok. Sesampainya di Desa Situnggaling, dilanjutkan ambil kanan menuju Desa Tongging.

Kawan akan tiba di loket pembayaran, kemudian, ikuti petunjuk arah yang tersedia ke air terjun. Walaupun tergolong baik, tetapi disarankan agar Kawan tetap berhati-hati selama berkendara ke sana, mengingat banyaknya tikungan di sepanjang jalan yang ada.

Tunggu apa lagi? Segera masukkan opsi Air Terjun Sipiso Piso ke dalam daftar wisata keluarga, ya!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

PR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.