choosing to fly again menghidupkan mindset learn unlearn dan relearn bagi retermer aiesec in usu - News | Good News From Indonesia 2026

Choosing to Fly Again: Hidupkan Mindset Learn, Unlearn, dan Relearn bagi Retermer AIESEC in USU

Choosing to Fly Again: Hidupkan Mindset Learn, Unlearn, dan Relearn bagi Retermer AIESEC in USU
images info

Choosing to Fly Again: Hidupkan Mindset Learn, Unlearn, dan Relearn bagi Retermer AIESEC in USU


Dalam rangkaian hari kedua USU Youth Local Conference (UYLC) 7.0 Rabu (27/01/2026), AIESEC in USU menghadirkan sesi khusus bertajuk Choosing to Fly Again yang diperuntukkan bagi para retermer.

Retermer adalah anggota AIESEC in USU 2025 yang memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kepengurusan di tahun 2026. Sesi tersebut menjadi ruang refleksi untuk memahami kembali makna keberlanjutan kepemimpinan dalam perspektif pembelajaran yang lebih matang.

Melalui sesi ini, AIESEC in USU menekankan pentingnya proses belajar yang tidak berhenti pada satu pengalaman saja.

Sesi tersebut dibawakan oleh Theodora Stephanie Laowo selaku Local Committee Vice President of External Relations/Information Management AIESEC in USU 2025, bersama Maulana Al Tariq selaku Local Committee Vice President of Brand and Marketing AIESEC in USU 2026.

Keduanya menghadirkan perspektif lintas periode kepengurusan untuk memperkaya pemahaman peserta mengenai perjalanan reterment.

Pendekatan ini menekankan bahwa melanjutkan peran bukan hanya tentang membawa pengalaman, tetapi juga tentang kesiapan untuk terus berkembang melalui siklus pembelajaran yang berkelanjutan.

Fokus utama sesi adalah penguatan mindset learn, unlearn, dan relearn sebagai fondasi penting bagi para retermer. AIESEC in USU menekankan bahwa pengalaman satu tahun kepengurusan memang memberikan bekal yang kuat. Namun, tidak serta-merta membuat seseorang berhenti untuk belajar.

baca juga

Justru, proses kepemimpinan yang sehat membutuhkan kemampuan untuk terus membuka diri terhadap perspektif baru.

Dalam sesi ini juga ditegaskan bahwa unlearn menjadi bagian penting dalam pertumbuhan, terutama untuk melepaskan asumsi atau cara lama yang mungkin sudah tidak lagi relevan. Hal tersebut menjadi krusial bagi retermer yang memiliki kecenderungan membawa standar atau cara kerja dari pengalaman sebelumnya.

Dengan proses itu, AIESEC in USU mendorong terciptanya ruang kolaborasi yang lebih terbuka dan tidak terjebak pada satu cara pandang saja.

Selanjutnya, konsep relearn hadir sebagai bentuk adaptasi terhadap konteks baru yang akan dihadapi di periode kepengurusan berikutnya. AIESEC in USU menekankan bahwa setiap term memiliki dinamika yang berbeda, sehingga diperlukan kemampuan untuk menyesuaikan diri kembali.

Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pengalaman masa lalu tetap relevan. Namun, tidak membatasi perkembangan di masa depan.

Melalui Choosing to Fly Again, AIESEC in USU juga mengajak para retermer untuk merefleksikan kembali keputusan mereka dalam melanjutkan perjalanan organisasi. Sesi ini tidak hanya berfokus pada alasan untuk bertahan, tetapi juga pada bagaimana cara bertumbuh di dalamnya. Dengan demikian, setiap individu diharapkan dapat menjalani peran barunya dengan kesadaran yang lebih dalam.

Selain itu, sesi ini memperkuat nilai bahwa pengalaman bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan bagian dari siklus yang terus berputar.

AIESEC in USU menegaskan bahwa organisasi yang sehat adalah organisasi yang mampu menjaga keseimbangan antara pengalaman dan keterbukaan terhadap hal baru. Hal itu menjadi fondasi penting dalam membangun budaya organisasi yang adaptif dan progresif.

baca juga

Dengan adanya sesi ini, AIESEC in USU berharap para retermer dapat memasuki periode kepengurusan berikutnya dengan mindset yang lebih reflektif dan terbuka.

Konsep learn, unlearn, dan relearn menjadi pengingat bahwa kepemimpinan adalah proses yang terus berkembang, bukan sesuatu yang statis.

Melalui hal itu, AIESEC in USU terus mendorong pertumbuhan anggota yang lebih sadar, adaptif, dan kolaboratif.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.