analis como dani suryadi sebut lingkungan bentuk pemain hebat audero dan idzes jadi contoh - News | Good News From Indonesia 2026

Analis Como Dani Suryadi Sebut Lingkungan Bentuk Pemain Hebat, Audero dan Idzes Jadi Contoh

Analis Como Dani Suryadi Sebut Lingkungan Bentuk Pemain Hebat, Audero dan Idzes Jadi Contoh
images info

Analis Como Dani Suryadi Sebut Lingkungan Bentuk Pemain Hebat, Audero dan Idzes Jadi Contoh


Dani Suryadi adalah analis sepak bola Indonesia yang kini berkarier di Eropa bersama klub Liga Italia Serie A, Como 1907. Sudah hampir empat tahun Dani di sana, tugasnya yaitu menganalisa permainan sepak bola melalui tayangan video.

Setelah bertahun-tahun di tanah Eropa di mana sepak bola berkembang pesat, Dani menjadi mengetahui seluk beluk bagaimana sepak bola didesain sedemikian rupa. Seperti pembibitan dan pembinaan pemain lebih lanjut dan menyeluruh dilihatnya Eropa melakukannya lebih maju ketimbang Indonesia.

Dani menegaskan ada banyak riset untuk membentuk pemain hebat dan berstandar Eropa yang sudah diketahuinya. Dari banyak faktor, ia menyebut lingkungan tempat pemain bertumbuh menjadi yang berpengaruh.

“Lingkungannya seperti apa? Lingkungannya sesehat apa? Saya kira itu yang membentuk atletism. Saya kira itu yang yang dimiliki Jay Idzes yang bermain di Eropa termasuk Emil Audero. Mereka tahu apa yang sedang mereka lakukan dan mereka tahu seperti apa karena lingkungannya support dengan itu,” ucap Dani kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Bagi Dani sendiri lingkungan para pemain hidup memang di luar teknis dari berlatih. Dari situ para pemain pun mendapat sesuatu dari kehidupan sehari-hari yang berharga saat bermain di dalam lapangan pertandingan.

“Bukan teknikal saja, tapi ada hal-hal tidak terlihat yang harus dilatih dan mereka melakukan itu belasan tahun, puluhan tahun di lingkungan yang tepat dan membentuk mereka menjadi seperti apa,” ucap Dani.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

DW
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.