desa wisata cisande sukabumi wisata edukasi dan alam yang cocok untuk keluarga - News | Good News From Indonesia 2026

Desa Wisata Cisande Sukabumi, Wisata Edukasi dan Alam yang Cocok untuk Keluarga

Desa Wisata Cisande Sukabumi, Wisata Edukasi dan Alam yang Cocok untuk Keluarga
images info

Desa Wisata Cisande Sukabumi, Wisata Edukasi dan Alam yang Cocok untuk Keluarga


 

Desa Wisata Cisande berdiri di atas lahan desa seluas empat hektar di Kampung Karadenan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, dan jaraknya hanya sekitar 9 kilometer dari pusat Kota Sukabumi.

Lokasinya dikelilingi hamparan sawah, aliran sungai irigasi, dan perbukitan yang membentuk lanskap pedesaan khas Jawa Barat. Dari Jakarta, perjalanan ke Cisande bisa ditempuh sekitar tiga jam, sehingga jadi pilihan yang realistis untuk liburan akhir pekan tanpa perlu terlalu jauh dari kota.

Di sini, Kawan GNFI tidak hanya datang untuk melihat, tapi diajak ikut terlibat. Mulai dari menanam padi, belajar membuat abon lele, mengecat caping, menyusuri sungai dengan ban, hingga mendaki bukit untuk menikmati panorama di atasnya, semua tersedia dan terkelola dengan baik oleh warga setempat.

Tidak mengherankan jika Cisande kemudian meraih pengakuan nasional. Desa ini telah dinobatkan sebagai salah satu dari 50 Desa Wisata Terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), sebuah capaian yang datang dari kerja komunitas.

Jadi, ayo ketahui lebih lanjut mengenai Desa Wisata Cisande!

 

Sekilas Mengenai Desa Wisata Cisande

Desa Wisata Cisande terbentuk resmi melalui Surat Keputusan Kepala Desa Cisande pada 20 Januari 2020, lahir dari inisiatif dan kreativitas warga setempat sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan masyarakat. Pengelolaannya diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang hingga kini masih menjadi tulang punggung operasional desa wisata ini.

Pertumbuhan Cisande terbilang konsisten meski sempat bertepatan dengan masa pandemi. Dari 381 pengunjung di tahun 2019, jumlahnya terus naik ke kisaran 500 hingga 600 orang di 2020, menembus dua hingga tiga ribu di 2021, dan mencapai empat ribu wisatawan di 2022.

Lonjakan itu tidak lepas dari strategi yang dipilih Pokdarwis, yaitu fokus melayani lembaga pendidikan, kelompok korporat, dan organisasi, bukan sekadar mengandalkan kunjungan wisatawan umum yang sifatnya lebih fluktuatif.

Kini Cisande tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tapi juga ruang ekonomi bagi warga. Berbagai kegiatan wisata dan unit UMKM bermunculan di Cisande, mulai dari produksi abon lele, kerajinan anyaman bambu, hingga batik khas Kecamatan Cicantayan.

 

Daya Tarik Utama Desa Wisata Cisande

Cisande menawarkan beberapa lapisan pengalaman yang bisa Kawan sesuaikan dengan minat dan kelompok kunjungan.

Andalan utamanya adalah river tubing di Sungai Cimahi. Jalurnya sepanjang tiga kilometer dengan durasi tempuh sekitar dua jam, melewati arus yang cukup deras dengan pemandangan sawah dan perbukitan di kanan kiri sungai. Setiap sesi river tubing didampingi tim pemandu dari warga lokal yang sudah berpengalaman.

Untuk aktivitas outbound, tersedia flying fox sepanjang 150 meter, area panahan, dan camping ground di kawasan persawahan yang luas.

Wisatawan juga bisa menghias layang-layang, menanam padi, serta mengunjungi beberapa rumah produksi kriya seperti sandal jepit, anyaman bambu, abon lele, dan batik khas Cicantayan. Semua kegiatan ini merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari warga yang kemudian dijadikan pengalaman wisata.

Bagi yang ingin menjelajah lebih jauh, trekking ke Bukit Cemara menjadi pilihan menarik. Di puncaknya, Kawan bisa menikmati pemandangan hamparan sawah dan perbukitan Sukabumi dari ketinggian.

Di sekitar kawasan wisata juga tersedia warung dan paket kuliner tradisional Sunda, mulai dari nasi liwet dengan lauk khas, es cincau, hingga gorengan hangat yang bisa dinikmati setelah beraktivitas.

Cisande juga memiliki marching band Opa-Oma yang sudah berdiri sejak 2015, sebuah detail yang menunjukkan bahwa komunitas di sini punya kedalaman budaya yang sudah tumbuh jauh sebelum desa ini resmi menjadi destinasi wisata.

 

Akses Menuju Desa Wisata Cisande

Alamat lengkap Desa Wisata Cisande berada di Jalan Keradenan Kulon, Kampung Pondokleungsir Wetan, RT 024/07, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat 43155.

Dari Jakarta, perjalanan menuju Cisande bisa ditempuh melalui Tol Jagorawi, kemudian masuk ke Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) dan keluar di exit tol terdekat menuju Kota Sukabumi, lalu melanjutkan perjalanan ke arah Cicantayan sejauh sekitar 9 kilometer.

Waktu tempuh dari Jakarta berkisar tiga jam dalam kondisi normal. Dari jalan raya utama Cikukulu, lokasi Cisande hanya berjarak sekitar satu kilometer, sehingga aksesnya terbilang praktis begitu Kawan sudah memasuki kawasan Cicantayan.

Dari Kota Sukabumi, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit menggunakan kendaraan pribadi. Kendaraan roda dua maupun roda empat, bahkan bus ukuran sedang, bisa masuk langsung ke area parkir desa wisata.

Untuk bus besar, area parkir tersedia di luar kawasan utama. Pemesanan kunjungan disarankan dilakukan minimal tiga hari hingga satu minggu sebelum keberangkatan, terutama untuk rombongan, agar pengelola bisa menyiapkan paket dan pemandu dengan baik.

 

Jam Operasional dan Harga Paket

Desa Wisata Cisande buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB untuk berbagai aktivitasnya, khususnya aktivitas luar ruangan.

Berbeda dengan sebagian besar destinasi wisata, Cisande tidak menerapkan tiket masuk terpisah. Sistem yang digunakan adalah pembelian paket wisata sesuai kebutuhan pengunjung, dengan harga mulai dari Rp50.000 hingga Rp150.000, dan paket lengkap bisa mencapai Rp350.000 per orang.

Untuk aktivitas satuan, river tubing dikenakan Rp25.000 per orang, flying fox Rp15.000 per orang, menangkap ikan Rp15.000, membuat cincau Rp10.000, dan aktivitas lukis Rp25.000. Paket kuliner liwet tersedia mulai Rp120.000 hingga Rp170.000 untuk sajian lengkap khas Sunda.

 

Ayo Berkunjung ke Desa Wisata Cisande!

Desa Wisata Cisande cocok untuk Kawan GNFI yang ingin liburan dengan pengalaman lebih dari sekadar foto dan jalan-jalan. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan dicoba di sini, dari budidaya lele hingga menyusuri sungai deras. Pastikan melakukan reservasi lebih awal, terutama jika datang rombongan, dan siapkan baju ganti kalau berencana tubing.

Agendakan waktu Kawan untuk berkunjung ke Desa Wisata Cisande ya!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.