Webinar Keluarga Produktif dan Berdaya menghadirkan Dr. Istiqlaliyah Muflikhati, Dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB dengan materi manajemen waktu dalam kehidupan keluarga pada Kamis, 30 April 2026.
Kali ini, ibu pelaku UMKM diajak untuk memahami cara mengelola waktu secara efektif sebagai kunci utama dalam menjalankan peran ganda di dalam keluarga.
Berbagai tantangan masih kerap dihadapi oleh ibu pelaku UMKM dalam menjalankan peran ganda mereka. Keterbatasan waktu menjadi salah satu kendala utama. Waktu 24 jam sehari terasa tidak cukup untuk menyeimbangkan antara urusan rumah tangga dan usaha.
Selain itu, belum adanya penentuan prioritas kerja yang jelas menyebabkan berbagai tugas dipandang memiliki tingkat urgensi yang sama. Kondisi inilah yang memicu ketidakefisienan dalam pengelolaan waktu.
Permasalahan lain yang juga kerap muncul adalah tidak adanya batas yang tegas antara pekerjaan domestik dan aktivitas usaha. Hal ini membuat beban kerja menjadi sulit dikontrol dan cenderung menumpuk.
Dalam jangka panjang, situasi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan hingga burnout, terutama ketika seluruh pekerjaan dilakukan secara mandiri tanpa jeda yang cukup.
Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan waktu dan perencanaan yang lebih baik guna mendukung keberlanjutan dan pengembangan UMKM yang dijalankan oleh para ibu.
“Waktu merupakan sumber daya yang terbatas, sehingga harus dikelola secara bijak melalui perencanaan yang matang, penentuan prioritas, serta komunikasi yang efektif antar anggota keluarga. Selain itu, menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kehidupan keluarga juga menjadi hal yang sangat penting,” ungkap Dr. Istiqlaliyah Muflikhati.
Pelaksanaan Webinar Keluarga Produktif dan Berdaya | Sumber: Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB
Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan waktu, terdapat sejumlah prinsip yang dapat diterapkan, khususnya bagi pelaku UMKM.
Salah satu langkah utamanya, yakni penerapan teknik ‘batching’ atau pengelompokan pekerjaan, yakni menyelesaikan beberapa tugas sejenis dalam satu waktu, dinilai efektif untuk meningkatkan efisiensi dan menghemat energi.
Dalam praktiknya, batching dapat diterapkan melalui produksi barang dalam jumlah banyak sekaligus, proses pengemasan dalam satu waktu, hingga berbelanja bahan baku untuk kebutuhan beberapa hari ke depan dalam satu kali kegiatan.
Dengan cara ini, waktu dan energi yang digunakan menjadi lebih hemat karena tidak perlu berulang kali berpindah dari satu jenis pekerjaan ke pekerjaan lainnya.
Pendekatan tersebut dinilai mampu membantu meningkatkan efisiensi waktu dan energi, sehingga proses kerja menjadi lebih optimal dan terorganisir.
Selanjutnya, menentukan skala prioritas sehingga setiap pekerjaan dapat diselesaikan berdasarkan tingkat urgensinya dan kepentingannya.
Selain itu, penting untuk menghindari pemborosan waktu dengan mengelola distraksi dan memanfaatkan waktu secara lebih produktif.
Penyusunan jadwal harian juga menjadi hal penting untuk membantu mengatur alokasi waktu secara lebih terstruktur dan terarah. Dengan adanya jadwal yang jelas, aktivitas dapat berjalan lebih sistematis serta mengurangi potensi penumpukan pekerjaan.
Di sisi lain, pembagian peran dalam keluarga turut berperan dalam mendukung kelancaran aktivitas. Kolaborasi antaranggota keluarga diharapkan mampu meringankan beban kerja, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus menjalankan usahanya tanpa mengabaikan tanggung jawab domestik.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat mengelola waktu secara lebih optimal, sehingga produktivitas meningkat dan keseimbangan antara aktivitas usaha dan kehidupan keluarga tetap terjaga.
Kegiatan webinar ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis sekaligus mendorong para peserta untuk mulai menerapkan strategi sederhana, seperti teknik batching, penyusunan prioritas, hingga pembagian peran dalam keluarga.
Dengan demikian, ibu UMKM mampu bertahan dan berkembang secara optimal dalam menjalankan usaha sekaligus menjaga kualitas kehidupan keluarga.
“Ibu yang sehat, bahagia, dan terorganisir adalah fondasi keluarga yang kuat dan usaha yang berkembang. Mulai dari langkah kecil, konsisten, dan rayakan setiap kemajuan!”
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


