BERITA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang terus berupaya memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal melalui program pertanian modern.
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Novriadi, menyampaikan bahwa pihaknya baru saja melakukan panen perdana tanaman pokcai dengan sistem hidroponik, sekaligus menyiapkan pengembangan lahan lebih luas untuk keberlanjutan program tersebut.
“Baru saja kami meninjau sekaligus melakukan panen hidroponik pokcai. Ke depannya, insya Allah kami akan terus mengembangkan sistem ini agar seluruh lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif untuk budidaya tanaman serupa,” ujar Novriadi saat ditemui di lokasi, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, pada tahap awal ini telah disiapkan sekitar 80 lubang tanam. Dari jumlah tersebut, yang sudah siap dipanen menghasilkan sekitar 45 kilogram pokcai dengan kualitas yang baik. Pengembangan selanjutnya akan menambah kapasitas menjadi sekitar 400 lubang tanam, yang diperkirakan dapat dipanen pada bulan depan.
“Target kami adalah memanfaatkan seluruh lahan yang ada di bagian belakang secara maksimal untuk kegiatan hidroponik. Hal ini juga sesuai dengan arahan Kepala Kantor Wilayah dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, agar seluruh warga binaan dapat memperoleh pelatihan keterampilan secara bertahap. Dengan begitu, lahan yang sebelumnya terabaikan bisa berubah menjadi lebih bermanfaat,” tambahnya.
Baca Selengkapnya

