mahasiswa kkn gelar semarak ramadhan dan pesantren kilat di slb negeri 1 pemalang - News | Good News From Indonesia 2026

Semarak Ramadhan di SLB Negeri 1 Pemalang, Ruang Ekspresi bagi Siswa Disabilitas

Semarak Ramadhan di SLB Negeri 1 Pemalang, Ruang Ekspresi bagi Siswa Disabilitas
images info

Pelaksanaan Semarak Ramdhan dan Pesantren Kilat di SLB Negeri 1 Pemalang


Mahasiswa Magang Pembelajaran Berdampak UNS yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata atau KKN menggelar kegiatan Semarak Ramadhan X Pesantren Kilat di SLB Negeri 1 Pemalang pada 10—12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi ruang belajar, beribadah, sekaligus berekspresi bagi peserta didik disabilitas.

Program ini disusun untuk menghadirkan suasana Ramadan yang edukatif dan menyenangkan. Tidak hanya berisi materi keagamaan, kegiatan juga dirancang agar peserta didik dapat ikut tampil, berkreasi, dan memperoleh apresiasi atas usaha mereka.

Pada hari pertama, 10 Maret 2026, kegiatan berfokus pada materi dan praktik ibadah. Peserta didik mengikuti pembelajaran tentang tata cara wudhu dan sholat. Materi diberikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh siswa dengan kebutuhan belajar yang beragam.

Setelah menerima penjelasan, peserta didik diarahkan untuk mempraktikkan wudhu secara langsung. Mereka dikenalkan kembali pada urutan wudhu, mulai dari niat, membasuh anggota tubuh, hingga tertib dalam bersuci. Pendampingan dilakukan secara bertahap agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman.

baca juga

Selain praktik wudhu, peserta didik juga mengikuti praktik sholat. Kegiatan ini membantu siswa mengenal gerakan dan bacaan sholat dengan cara yang lebih konkret. Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya mendengar materi, tetapi juga belajar melalui pengalaman.

Pada hari kedua, 11 Maret 2026, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan. Lomba yang digelar meliputi menyanyi, fashion show, mewarnai, dan hafalan. Setiap lomba memberi kesempatan bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan sesuai minat dan potensi masing-masing.

Lomba menyanyi menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta. Melalui kegiatan ini, siswa mendapat kesempatan tampil di depan teman, guru, pendamping, dan tamu yang hadir. Momen tersebut menjadi latihan keberanian bagi peserta didik untuk tampil di ruang publik.

Fashion show juga menjadi bagian dari rangkaian "Semarak Ramadhan". Peserta didik tampil dengan penuh percaya diri. Mereka berjalan di depan peserta lain dan menunjukkan ekspresi terbaik. Kegiatan ini membantu siswa melatih kepercayaan diri, keberanian, serta kemampuan mengekspresikan diri.

Sementara itu, lomba mewarnai menjadi ruang bagi peserta didik untuk menuangkan kreativitas. Melalui kegiatan ini, siswa dapat melatih konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan motorik halus. Hasil karya mereka juga menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki cara sendiri untuk menunjukkan potensi.

Nuansa Ramadhan semakin terasa melalui lomba hafalan. Peserta didik diberi kesempatan untuk menunjukkan hafalan yang telah dipelajari. Kegiatan ini menjadi bentuk penguatan nilai keagamaan yang dikemas secara ringan, ramah, dan sesuai dengan kemampuan siswa.

Rangkaian kegiatan ditutup pada 12 Maret 2026 melalui agenda awarding. Penghargaan diberikan kepada peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi, keberanian, dan usaha mereka selama mengikuti perlombaan.

Awarding bukan hanya tentang menang atau kalah. Bagi peserta didik disabilitas, penghargaan dapat menjadi dorongan positif untuk terus belajar dan berani tampil. Apresiasi juga membuat siswa merasa dihargai atas proses yang telah mereka jalani.

baca juga

Kegiatan Semarak Ramadhan X Pesantren Kilat ini menunjukkan bahwa program KKN dapat dilaksanakan secara adaptif, inklusif, dan dekat dengan kebutuhan sekolah

Mahasiswa Magang Pembelajaran Berdampak tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga belajar memahami cara mendampingi peserta didik dengan kebutuhan khusus.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa turut belajar tentang pentingnya komunikasi yang sabar, instruksi yang jelas, dan pendekatan yang ramah.

Setiap peserta didik memiliki kemampuan yang berbeda. Karena itu, program perlu disusun dengan suasana yang aman, menyenangkan, dan tidak menekan siswa.

Bagi SLB Negeri 1 Pemalang, aktivitas ini menjadi tambahan aktivitas Ramadan yang mendukung pembelajaran keagamaan dan pengembangan diri siswa. Bagi peserta didik, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk belajar ibadah, mengikuti perlombaan, dan menerima penghargaan atas keberanian mereka.

Semarak Ramadhan X Pesantren Kilat di SLB Negeri 1 Pemalang menjadi contoh sederhana bahwa ruang belajar bagi peserta didik disabilitas dapat dibuat lebih hidup melalui program yang partisipatif.

Dengan dukungan sekolah, guru, pendamping, dan mahasiswa, kegiatan Ramadan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi setiap peserta didik.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

CA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.