Yayasan Astra terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi pemasaran. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Sunset di Kebun yang berlangsung pada 20–21 Juni 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Perwakilan UMKM Astra, Hermanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program fasilitasi pemasaran yang dijalankan Yayasan Astra untuk membantu UMKM memperluas akses pasar dan menjangkau konsumen secara langsung.
“Pada tanggal 20-21 ini di Sunset di Kebun di Taman Mini adalah salah satu rangkaian program bagaimana Yayasan Astra memfasilitasi teman-teman UMKM agar secara akses pemasaran itu lebih luas dan juga langsung dapat menjangkau customer,” ujar Hermanto.
Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Astra melibatkan dua UMKM binaan yang bergerak di sektor kuliner, yakni Ayaku yang fokus pada produk frozen food seperti siomai, batagor, dan dimsum, serta Juse yang memproduksi aneka minuman sehat.
Selain memperkenalkan produk kepada masyarakat, khususnya generasi muda, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pelaku usaha. Pada hari pertama pelaksanaan, total omzet yang diraih kedua UMKM tersebut mencapai sekitar Rp18 juta dan diperkirakan meningkat hingga Rp20 juta pada hari berikutnya.
Bahkan pada laporan terakhir yang diberikan oleh Astra, pendapatan UMKM dalam dua hari ini mencapai 46 juta Rupiah. Hal ini menandakan pesatnya perkembangan UMKM yang dibina oleh Astra.
Pembinaan UMKM Berkelanjutan Selama 46 Tahun
Menurut Hermanto, Yayasan Astra telah menjalankan program pembinaan UMKM selama kurang lebih 46 tahun. Hingga saat ini, sekitar 15 ribu UMKM dari berbagai daerah di Indonesia telah mendapatkan pendampingan dan jumlah tersebut terus bertambah setiap tahunnya.
“Kurang lebih ada 15 ribu UMKM yang dibina, tetapi memang setiap tahunnya terus bertambah sesuai target UMKM aktif yang kami dampingi,” kata Hermanto.
Untuk kegiatan di TMII, Yayasan Astra berkolaborasi dengan PT United Tractors dalam memberdayakan UMKM di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya. Saat ini terdapat sekitar 58 UMKM yang menjadi binaan bersama dan sebagian besar berada di area sekitar operasional perusahaan.
Hermanto menjelaskan bahwa proses menjadi UMKM binaan tidak dilakukan secara instan. Calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk telah menjalankan usaha secara aktif minimal satu tahun dan memiliki komitmen untuk mengikuti serta menerapkan program pembinaan yang diberikan.
“Kami tidak hanya memberikan pelatihan. Setelah program berjalan, kami ikut membantu memonitor dan mengevaluasi implementasinya agar UMKM bisa berkembang secara profesional,” jelasnya.
Pelaku UMKM Rasakan Dampak Nyata Pendampingan
Salah satu UMKM binaan, Suryaningsih, pemilik Ayaku Food, mengaku tertarik bergabung setelah melihat keseriusan Yayasan Astra dan United Tractors dalam membina pelaku usaha.
Menurutnya, banyak program pendampingan UMKM hanya berfokus pada pelatihan atau pemberian akses bazar. Namun di Yayasan Astra, pelaku usaha juga dibantu menyusun rencana bisnis jangka panjang hingga lima tahun ke depan.
“Di Yayasan Astra dan United Tractors ini benar-benar dibina, tidak hanya pelatihan. Kami juga diajak menyusun planning bisnis satu tahun, tiga tahun bahkan lima tahun ke depan,” ujar Suryaningsih.
Ia bergabung sebagai UMKM binaan sejak awal 2026 dan merasakan manfaat besar dari berbagai pelatihan yang diberikan. Materi pelatihan tidak hanya berlangsung beberapa jam, tetapi dilakukan secara intensif selama dua hari dengan pendampingan mendalam.
Selain itu, para UMKM juga mendapatkan arahan sebelum mengikuti bazar sehingga dapat mempersiapkan produk, stok, dan strategi penjualan dengan lebih baik.
Hasilnya, usaha Ayaku Food mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dalam kurun waktu sekitar enam bulan, omzet usahanya meningkat hampir sepuluh kali lipat dibandingkan saat awal bergabung.
“Hampir 10 kali lipat. Karena pemasarannya tidak hanya di lingkungan sekitar, tetapi juga dibantu dipromosikan dan diperkenalkan ke jaringan yang lebih luas,” ungkap Suryaningsih.
Pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan lapangan kerja. Saat ini Ayaku Food mempekerjakan lima karyawan untuk operasional harian dan enam orang saat mengikuti kegiatan bazar.
Melalui kombinasi pelatihan, pendampingan, dan akses pemasaran, Yayasan Astra menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan omzet pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


