sinergi 3 fakultas ui dorong pemuda atasi krisis iklim lewat iycf 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Sinergi 3 Fakultas UI Dorong Pemuda Atasi Krisis Iklim lewat IYCF 2026

Sinergi 3 Fakultas UI Dorong Pemuda Atasi Krisis Iklim lewat IYCF 2026
images info

Pembukaan IYCF 2026 di UI-Depok yang dihadiri Pembicara dari Monash University, Stafsus Gubernur DKI Jakarta, serta mahasiswa sarjana dan pascasarjana


Sebagai bentuk dedikasi nyata terhadap isu global yang kian mendesak saat ini, Universitas Indonesia (UI) sukses menyelenggarakan International Youth Climate Forum (IYCF) 2026.

Forum internasional yang berlangsung selama dua hari ini hadir sebagai wadah sinergi strategis bagi pemuda, akademisi, dan praktisi untuk mendongkrak kepemimpinan generasi muda dalam isu keberlanjutan dan perubahan iklim.

IYCF 2026 diselenggarakan selama dua hari. Pada 10 Juni 2026, forum internasional dilaksanakan di Kampus UI Depok. Sementara itu, 11 Juni 2026, kegiatan bergeser pada aksi lingkungan yang dilaksanakan bersama masyarakat di Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

baca juga

Acara yang mengusung tema "Empowerig Generations, Preserving the Future" ini berhasil menarik antusiasme yang luar biasa tinggi. Forum dihadiri oleh lebih dari 170 peserta mancanegara. Delegasi pemuda ini datang mewakili negara-negara seperti Pakistan, Gambia, India, Myanmar, Iran, Sierra Leone, Sri Lanka, Sudan, Bangladesh, Afghanistan, Aljazair, hingga Tanzania.

Kesuksesan IYCF 2026 tidak terlepas dari kolaborasi multidisiplin yang kuat di internal Universitas Indonesia. Kerja sama interdisipliner ini melibatkan para akademisi lintas fakultas, di antaranya Prof. Dr. Hendra Kaprisma dan Diah Kartini Lasman, M.Hum. (Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya), apt. Tri Wahyuni, Ph.D. (Fakultas Farmasi), serta Ns. Indah Permata Sari, M.Kep (Fakultas Ilmu Keperawatan). Tidak ketinggalan, agenda ini juga didukung penuh oleh mahasiswa sarjana maupun pascasarjana UI. Pendekatan lintas ilmu ini dinilai sangat krusial dalam menghadapi kompleksitas tantangan krisis iklim saat ini.

Agenda yang diinisiasi CARAKA Youth Initiatives (CYI) UI ini memadukan diskusi ilmiah dengan implementasi langsung di lapangan. Program ini disokong oleh dana hibah World Class University (WCU) melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS UI), sebagai langkah nyata untuk mendukung internasionalisasi serta Tri Dharma Perguruan Tinggi lewat program inovasi sosial. Rangkaian IYCF 2026 dikemas secara apik dalam bentuk forum akademik di kampus UI Depok dan aksi nyata bersama masyarakat di Cidahu, Sukabumi.

Hadir sebagai narasumber utama forum, Assoc. Prof. Zerina Lokmic-Tomkins dari Monash University memberikan perspektif integrasi multidisiplin. Beliau memaparkan pentingnya kesatuan antara pilar kesehatan lingkungan, penguatan sistem kesehatan, pemanfaatan teknologi kesehatan digital, dan pembangunan ketahanan masyarakat dalam menghadapi efek domino perubahan iklim.

Assoc. Prof. Zerina Lokmic-Tomkins sebagai narasumber forum dari Monash University | Dokumentasi Pribadi
info gambar

Assoc. Prof. Zerina Lokmic-Tomkins dari Monash University saat memaparkan materi integrasi multidisiplin pada IYCF 2026 | Dokumentasi Pribadi


Selain itu, Guru Besar Teknik Lingkungan UI yang sekaligus Staf Khusus Gubernus DKI Jakarta, Prof. Dr. Firdaus Ali, juga turut hadir memberikan kontribusi pemikiran ilmiahnya. Beliau membedah dan menjelaskan secara rinci kondisi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu yang kini menjadi salah satu penyumbang dan penghasil gas metana pemicu pemanasan global.

Guru Besar Teknik Lingkungan UI, Prof. Dr. Firdaus Ali sebagai narasumber dan perwakilan Universitas Indonesia | Dokumentasi Pribadi
info gambar

Guru Besar Teknik Lingkungan UI, Prof. Dr. Firdaus Ali sebagai narasumber IYCF 2026 | Dokumentasi Pribadi


Ketua CYI UI, Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma, S.Hum., kembali menegaskan bahwa forum ini sengaja dibentuk untuk terus mengasah peran pemuda sebagai agen penggerak perubahan dunia. Melalui perpaduan perspektif humaniora, kesehatan, dan sains terapan, forum ini diproyeksikan mampu memperluas cakupan jejaring kemitraan global, memicu lahirnya inovasi sosial, serta meningkatkan kesadaran publik terkait pentingnya ketahanan komunitas dan adopsi gaya hidup ramah lingkungan.

baca juga

Pada akhirnya, IYCF 2026 menjadi bukti nyata dedikasi UI dalam membentuk generasi muda masa depan yang tidak hanya berwawasan ekologis dan berjiwa pemimpin global, tetapi juga cakap dalam mengubah teori akademis menjadi aksi konkret demi keberlanjutan bumi kita tercinta di masa depan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

đŸš« AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.