dari indonesia ke china bisakah qris digunakan di seluruh dunia - News | Good News From Indonesia 2026

Dari Indonesia ke China, Bisakah QRIS Digunakan di Seluruh Dunia?

Dari Indonesia ke China, Bisakah QRIS Digunakan di Seluruh Dunia?
images info

Ilustrasi AI yang menggambarkan penggunaan QRIS di China


Berbelanja online, membeli makanan, atau menggunakan transportasi kini semakin mudah berkat QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Kehadiran QRIS telah mengubah cara masyarakat Indonesia bertransaksi dari yang sebelumnya mengandalkan uang tunai menjadi pembayaran digital yang lebih praktis dan cepat.

Perkembangannya pun tidak lagi terbatas di dalam negeri. Pada tahun 2026, QRIS mulai dapat digunakan di China setelah sebelumnya terhubung dengan beberapa negara Asia lainnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pembayaran digital buatan Indonesia terus berkembang dan mulai menjangkau pasar internasional.

Lalu, jika QRIS sudah dapat digunakan di beberapa negara Asia, mungkinkah suatu saat nanti QRIS bisa digunakan di seluruh dunia?

Mengapa QRIS Cepat Diterima Masyarakat Indonesia?

Salah satu alasan utama QRIS cepat berkembang adalah kemudahannya. Pengguna cukup memindai satu kode QR untuk melakukan pembayaran dari aplikasi mana pun tanpa perlu membawa uang tunai atau mencari uang pas.

Bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, QRIS juga menyederhanakan proses transaksi. Satu kode QR sudah cukup untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi yang berbeda, sehingga tidak perlu menyediakan banyak mesin atau rekening terpisah.

Pertumbuhan ini terlihat dari data. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa transaksi QRIS pada April 2026 tumbuh 108,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini memperlihatkan bahwa QRIS sudah menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi digital masyarakat Indonesia.

baca juga

Bagaimana QRIS Bisa Digunakan di Negara Lain?

Keberhasilan QRIS di dalam negeri mendorong Bank Indonesia untuk memperluas kerja sama pembayaran digital ke luar negeri. Sebelum terhubung dengan China pada 2026, QRIS sudah lebih dulu dapat digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

Menurut Bank Indonesia, tujuan pengembangan QRIS lintas negara adalah menciptakan transaksi yang lebih cepat, mudah, murah, dan aman. Dengan sistem ini, masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri tidak perlu sepenuhnya bergantung pada uang tunai untuk bertransaksi. Cukup menggunakan aplikasi pembayaran yang sudah terhubung dengan QRIS.

Perkembangan ini juga memberi manfaat bagi kegiatan pariwisata dan perdagangan antarnegara, karena proses pembayaran menjadi lebih sederhana bagi kedua belah pihak.

Mungkinkah QRIS Digunakan di Seluruh Dunia?

Pertanyaan ini wajar muncul melihat perkembangan QRIS yang cukup pesat. Dari sisi teknologi, QRIS menggunakan standar kode QR yang sederhana dan sudah dikenal luas, sehingga secara teknis tidak sulit untuk diintegrasikan dengan sistem pembayaran di negara lain.

Namun, ada tantangan yang tidak bisa diabaikan. Setiap negara punya regulasi keuangan dan sistem pembayaran tersendiri. Diperlukan kerja sama antarbank sentral dan lembaga keuangan agar koneksi antar sistem bisa berjalan dengan aman dan efisien. Proses ini membutuhkan waktu dan negosiasi yang tidak sebentar.

Meski begitu, arahnya sudah jelas. Dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, Bank Indonesia menegaskan pentingnya memperkuat konektivitas sistem pembayaran digital lintas negara. Artinya, perluasan QRIS ke lebih banyak negara bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari rencana jangka panjang yang sudah dirancang.

baca juga

Negara-negara ASEAN pun sudah mulai membangun kerangka pembayaran lintas batas bersama. Jika integrasi ini terus berkembang, QRIS berpeluang menjadi bagian dari ekosistem pembayaran regional yang lebih luas, dan dari sana, langkah ke tingkat global menjadi lebih realistis.

Perjalanan QRIS dari sistem pembayaran nasional hingga bisa digunakan di berbagai negara Asia mencerminkan pesatnya perkembangan digitalisasi keuangan di Indonesia. Kemudahan penggunaan, dukungan pengguna yang luas, dan kerja sama antarnegara menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhannya.

QRIS mungkin belum bisa digunakan di seluruh dunia dalam waktu dekat. Namun, dengan fondasi yang sudah dibangun, peluang ke arah itu tetap terbuka. Dan itu bukan hal yang mustahil.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FF
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.