AIESEC in UIN Jakarta menyelenggarakan Impact Circle 13.0 pada Sabtu (13/6/2026) di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan delegates, speakers, partners, stakeholders, serta organizing committee dalam ruang pembelajaran yang berfokus pada isu perubahan iklim, keberlanjutan, dan pemberdayaan generasi muda untuk berkontribusi dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan.
Rangkaian acara diawali dengan sesi pembukaan yang memperkenalkan tema besar Impact Circle 13.0, sekaligus mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam setiap agenda yang telah disusun.
Suasana semakin hidup melalui sesi check-in yang mengangkat pertanyaan mengenai langkah sederhana yang dapat dilakukan anak muda untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau.
Antusiasme peserta kemudian dilanjutkan melalui roll dance yang menjadi sarana membangun energi positif sebelum memasuki sesi utama.
Salah satu agenda yang menarik perhatian peserta adalah sesi Youth Voices for the Planet: Inspiring Climate Action Through Creativity. Dalam sesi ini, para peserta SDGs Infographic Competition mempresentasikan poster yang mereka buat sekaligus menjelaskan isu lingkungan yang diangkat beserta solusi yang ingin disampaikan melalui karya tersebut.
Berbagai pendekatan kreatif yang ditampilkan menunjukkan bagaimana generasi muda dapat berperan sebagai agen perubahan melalui kampanye dan inisiatif yang sederhana namun berdampak.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti seminar bertajuk Plastic Planet: The Climate Impact of Our Waste yang membahas keterkaitan antara sampah plastik dan perubahan iklim. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai dampak konsumsi plastik yang berlebihan serta pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Diskusi yang berlangsung selama sesi tanya jawab juga membuka ruang bagi peserta untuk memahami bagaimana tindakan individu maupun kolektif dapat berkontribusi dalam mengurangi kerusakan lingkungan.
Perspektif mengenai keberlanjutan kemudian diperkaya melalui sesi bersama Senior Vice President of Operations Eratani. Dalam pemaparannya, peserta diajak mengenal bagaimana teknologi dan praktik bisnis berkelanjutan dapat mendukung sektor pertanian sekaligus menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini.
Sesi ini memberikan gambaran bahwa isu keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan gaya hidup, tetapi juga dapat diintegrasikan dalam dunia industri dan inovasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Small Habits, Big Impact – Youth Lifestyle for Climate Action x LEADs Session yang menyoroti pentingnya kebiasaan sehari-hari dalam mendukung aksi iklim.
Peserta diperkenalkan pada berbagai praktik sederhana seperti pengurangan sampah, konsumsi yang lebih bertanggung jawab, serta peran anak muda sebagai changemakers yang dapat memengaruhi lingkungan sekitar melalui kebiasaan yang konsisten.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai peluang pengembangan diri melalui program Global Volunteer AIESEC.
Antusiasme peserta terlihat dalam Climate Quiz yang dilaksanakan melalui Kahoot. Aktivitas ini menjadi sarana bagi peserta untuk mengingat kembali materi yang telah dipelajari sekaligus menghadirkan suasana kompetitif yang menyenangkan.
Setelah sesi istirahat dan eksplorasi booth mitra, peserta kembali mengikuti berbagai agenda yang memperkaya pengalaman belajar mereka sepanjang acara berlangsung.
Salah satu peserta Impact Circle 13.0, Rasya, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Menurut saya Impact Circle 13.0 memberikan banyak perspektif baru tentang isu lingkungan. Yang menarik bukan hanya materi dari para pembicara, tetapi juga bagaimana peserta dapat saling belajar melalui karya dan diskusi yang berlangsung selama acara. Saya jadi lebih sadar bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten juga memiliki dampak yang besar,” ujarnya.
Kesan serupa juga disampaikan oleh peserta lainnya, Aufa.
“Saya sangat menikmati suasana pembelajaran yang interaktif selama Impact Circle 13.0. Selain memperoleh pengetahuan baru mengenai perubahan iklim dan sustainability, saya juga mendapatkan banyak inspirasi dari peserta lain yang memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan,” tuturnya.
Menjelang akhir kegiatan, peserta mengikuti sesi refleksi dan check-out yang menjadi ruang untuk membagikan pembelajaran serta komitmen yang ingin mereka lakukan setelah mengikuti Impact Circle 13.0. Kegiatan kemudian ditutup melalui sesi dokumentasi bersama yang melibatkan seluruh peserta, pembicara, mitra, dan panitia sebagai penanda berakhirnya rangkaian aktivitas.
Melalui Impact Circle 13.0, AIESEC in UIN Jakarta berharap generasi muda dapat semakin memahami pentingnya aksi iklim serta terus berperan aktif dalam menciptakan perubahan melalui kreativitas, kolaborasi, dan kebiasaan berkelanjutan yang dimulai dari lingkungan sekitar.
Penulis: Khalisa Nazma Humairo
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

