obrolan sepak bola bareng dubes mesir dari harapan untuk timnas indonesia hingga optimisme di piala dunia 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Obrolan Sepak Bola bareng Dubes Mesir: Dari Harapan untuk Timnas Indonesia hingga Optimisme di Piala Dunia 2026

Obrolan Sepak Bola bareng Dubes Mesir: Dari Harapan untuk Timnas Indonesia hingga Optimisme di Piala Dunia 2026
images info

Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasser Hassan Farag Elshemy.


Bukan cuma masyarakat Indonesia yang berharap bisa melihat Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia. Orang asing pun demikian, misalnya Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasser Hassan Farag Elshemy.

Di hadapan awak media, termasuk GNFI, di sela-sela acara perayaan Hari Nasional Republik Arab Mesir di Jakarta pada Rabu (24/6/2026), Yasser mengutarakan harapannya itu. Ia mendoakan agar Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030.

"Insya Allah. Saya berharap pada 2030 Indonesia bisa bermain di Piala Dunia dan merebut tempatnya dengan sungguh-sungguh," ujarnya.

Doa Yasser seakan satu suara dengan misi Indonesia saat ini. Seperti diketahui, Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman mengusung target lolos ke Piala Dunia 2030 via kualifikasi zona Asia. Misi besar ini juga didukung langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sementara Indonesia membidik Piala Dunia 2030, Yasser menyaksikan aksi tim nasional negaranya di Piala Dunia 2026 dari Indonesia, tempatnya bertugas sebagai dubes. Beruntung bagi Yasser karena negaranya kini punya kans untuk lolos dari fase grup.

Saat berbincang dengan awak media, Mesir yang berada di Grup G Piala Dunia 2026 telah melakoni laga melawan Belgia dan Selandia Baru yang berakhir dengan hasil imbang 1-1 dan kemenangan 3-1. Dalam laga penentu, Mesir bakal menghadapi Iran pada Sabtu (27/6/2026).

Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasser Hassan Farag Elshemy,

baca juga

Mirip Indonesia, Sepak Bola adalah Budaya di Mesir

Ada kesamaan antara Indonesia dan Mesir: masyarakatnya sama-sama menggilai sepak bola.

Di Mesir, kemeriahan senantiasa hadir jika ada klub yang bertanding. Apalagi jika pertandingan mempertemukan klub besar seperti Al Ahly, Zamalek, atau Ismaily, stadion yang penuh sesak oleh penonton adalah hal biasa.

Maklum saja, mirip seperti di Indonesia, sepak bola di Mesir bukan cuma sekadar olahraga, melainkan sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Mesir.

"Sepak bola menyatukan masyarakat Mesir, apa pun latar belakang sosial mereka," tutur Yasser.

Di samping menggemari klubnya masing-masing, masyarakat Mesir pun kompak mendukung timnasnya. Apalagi, timnas Mesir punya catatan sejarah sebagai tim dengan pencapaian apik di kancah sepak bola internasional.

"Tentu saja kami sangat bangga dengan tim nasional kami. Kami adalah tim negara Arab pertama yang bermain di Piala Dunia 1934 di Italia," ucap Yasser.

Soal prestasi, Mesir memang bukan kaleng-kaleng. Tim berjuluk Sang Firaun itu pernah tujuh kali menjuarai Piala Afrika (AFCON), tepatnya pada tahun 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, dan 2010.

Sejumlah nama pemain asal Mesir pun tak asing bagi publik Indonesia. Sebut saja di antaranya adalah Mohamed Salah dan Mohamed Elneny.

"Dan sekarang pada 2026 kami sedikit lagi lolos ke babak berikutnya. Kami melalui laga terakhir dengan kemenangan meyakinkan," kata Yasser lagi.

"Saya menaruh harapan kepada timnas, khususnya raja kami Mohamed Salah, agar mencetak gol lagi di laga berikutnya," lanjutnya.

Senyum Yasser merekah ketika ditanya soal prediksi skor laga Mesir versus Iran. Dengan penuh percaya diri, ia mengutarakan keyakinannya bahwa Mesir bisa menang.

"2-0," pungkasnya.

baca juga

 

 

 

 

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

AA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.