Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Fakultas Peternakan UGM menyelenggarakan sosialisasi Rumput Gama Umami. Aktivitas ini adalah bagian dari pembekalan bagi seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan KKN-PPM UGM di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memperkenalkan inovasi hasil riset kampusĀ agar dapat diimplementasikan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menyusun serta melaksanakan program kerja yang relevan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat, khususnya pada sektor peternakan.
Sebagai salah satu program unggulan pengabdian kepada masyarakat, KKN-PPM UGM tidak hanya mendorong mahasiswa untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan, tetapi juga menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan hasil penelitian.
Oleh karena itu, pengenalan inovasi Rumput Gama Umami menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.
Rumput Gama Umami merupakan inovasi hijauan pakan yang dikembangkan oleh Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dosen dan peneliti Fakultas Peternakan UGM.
Inovasi ini hadir sebagai solusi terhadap tantangan penyediaan hijauan pakan berkualitas yang masih menjadi kendala dalam pengembangan usaha peternakan di berbagai daerah.
Tanaman tersebut dirancang memiliki produktivitas biomassa yang tinggi, kandungan nutrisi yang baik, serta kemampuan beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan tropis sehingga berpotensi mendukung penyediaan pakan secara berkelanjutan.
Keunggulan Rumput Gama Umami tidak hanya terletak pada produktivitasnya, tetapi juga pada potensinya dalam meningkatkan efisiensi usaha peternakan. Ketersediaan hijauan pakan yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan performa ternak ruminansia, baik sapi, kambing, maupun domba.
Dengan demikian, pengembangan Rumput Gama Umami diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas ternak sekaligus memperkuat ketahanan pakan nasional.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Abdie Fauzun Akmal dan Frengky Brainma Surbakti, Asisten Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Fakultas Peternakan UGM.
Dalam pemaparannya, keduanya menjelaskan latar belakang pengembangan Rumput Gama Umami, karakteristik morfologi tanaman, teknik budidaya, manajemen pemeliharaan, hingga potensi pemanfaatannya sebagai hijauan pakan bagi ternak ruminansia.
Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai strategi pengembangan Rumput Gama Umami di masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi agroekosistem serta potensi wilayah masing-masing.
Dalam sesi sosialisasi, Abdie Fauzun Akmal menyampaikan bahwa mahasiswa KKN berkesempatan untuk mengenalkan inovasi kampus kepada masyarakat melalui program-program yang mereka jalankan di lapangan. Menurutnya, Rumput Gama Umami dapat menjadi salah satu solusi yang relevan bagi daerah yang memiliki potensi peternakan.
"Kami berharap teman-teman KKN tidak hanya memahami cara budidaya Rumput Gama Umami, tetapi juga bisa menjelaskan manfaatnya kepada masyarakat dengan bahasa yang sederhana. Kalau masyarakat memahami manfaatnya, peluang untuk mencoba dan mengembangkannya juga akan semakin besar," ujar Abdie.
Ia menambahkan bahwa setiap daerah memiliki kondisi yang berbeda sehingga mahasiswa perlu menyesuaikan cara penyampaian maupun penerapan inovasi dengan kebutuhan masyarakat setempat.
"Jangan takut berdiskusi dengan peternak atau perangkat desa. Dengarkan dulu kebutuhan mereka, lalu sesuaikan inovasi yang kita bawa. Dengan begitu, program KKN tidak hanya menjadi kegiatan sementara, tetapi bisa memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," tambahnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai teknik penanaman, kebutuhan lahan, metode perbanyakan tanaman, manajemen pemeliharaan, hingga kemampuan adaptasi Rumput Gama Umami pada berbagai kondisi lingkungan.
Diskusi juga membahas peluang integrasi inovasi tersebut ke dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis peternakan yang akan dilaksanakan mahasiswa selama KKN berlangsung.
Interaksi yang terbangun selama sosialisasi menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk mengimplementasikan inovasi hasil penelitian UGM di tengah masyarakat.
Melalui diskusi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga wawasan mengenai pentingnya pendekatan kolaboratif bersama kelompok tani, peternak, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya agar inovasi yang diperkenalkan dapat diterima dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Fakultas Peternakan UGM berharap mahasiswa KKN-PPM dapat menjadi agen diseminasi inovasi yang mampu menjembatani hasil penelitian kampus dengan kebutuhan masyarakat.
Pengetahuan mengenai Rumput Gama Umami diharapkan dapat diperkenalkan kepada kelompok tani, kelompok peternak, pemerintah desa, maupun berbagai pihak lainnya sehingga memberikan manfaat nyata dalam mendukung peningkatan produktivitas peternakan di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pembekalan inovasi berbasis riset sebelum keberangkatan KKN-PPM, Fakultas Peternakan UGM terus memperkuat komitmennya untuk menghasilkan solusi yang aplikatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Rumput Gama Umami diharapkan tidak hanya menjadi inovasi yang berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor peternakan nasional melalui peran aktif mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


