legenda boting nonggok sosok pelindung di muara gambus laut cerita rakyat dari sumatera utara - News | Good News From Indonesia 2026

Legenda Boting Nonggok Sosok Pelindung di Muara Gambus Laut, Cerita Rakyat dari Sumatera Utara

Legenda Boting Nonggok Sosok Pelindung di Muara Gambus Laut, Cerita Rakyat dari Sumatera Utara
images info

Legenda Boting Nonggok Sosok Pelindung di Muara Gambus Laut, Cerita Rakyat dari Sumatera Utara | Pexels/Citra Widjaja


Boting Nonggok merupakan sebutan untuk sebuah tempat keramat yang diyakini ada di Gambus Laut, Batu Bara, Sumatera Utara. Konon ada sebuah cerita rakyat dari Sumatera Utara yang menceritakan legenda di balik keberadaan Boting Nonggok tersebut dulunya.

Menurut ceritanya, Boting Nonggok diyakini sebagai tempat berdiam seorang yang memiliki kesaktian di masa lalu. Tokoh sakti ini dipercaya selalu memperhatikan masyarakat yang beraktivitas sebagai nelayan dan melindungi mereka dari berbagai macam bahaya yang mengancam dari sana.

Lantas bagaimana kisah di balik legenda Boting Nonggok dalam cerita rakyat dari Sumatera Utara tersebut? Simak cerita dari legenda Boting Nonggok dalam cerita rakyat tersebut dalam artikel berikut ini.

Legenda Boting Nonggok Sosok Pelindung di Muara Gambus Laut, Cerita Rakyat dari Sumatera Utara

Disitat dari buku Antologi Cerita Rakyat Batu Bara, pada zaman dahulu di daerah Gambus Laut ada seorang tokoh yang dikenal dengan kesaktiannya. Tokoh tersebut bernama Atok atau Tok Nonggok.

Tok Nonggok dikenal sebagai penguasa lautan. Sebab dirinya akan menjaga setiap masyarakat yang beraktivitas di sekitar muara Gambus Laut.

Berbekal kesaktian yang dia miliki, Tok Nonggok diketahui bisa melawan berbagai bahaya yang mengancam di sekitar muara. Salah satu bahaya yang sering kali membahayakan aktivitas masyarakat adalah kemunculan buaya di muara tersebut.

Tok Nonggok diketahui memiliki seorang adik. Adik dari Tok Nonggok tersebut bernama Mat Panjang.

baca juga

Sama seperti Tok Nonggok, Mat Panjang juga dikenal sebagai seorang yang memiliki kesaktian mandraguna. Jika sang kakak dikenal sebagai penguasa lautan, maka Mat Panjang menjadi sosok penjaga masyarakat di daratan.

Mat Panjang dikenal sebagai seorang ahli silat yang mumpuni. Salah satu lawan yang sering dikalahkan oleh Mat Panjang dengan ilmu silatnya adalah harimau yang berkeliaran di sana.

Tidak perlu pertarungan fisik yang alot, Mat Panjang diketahui bisa menundukkan harimau dengan satu ucapan saja. Dengan ucapannya tersebut, harimau yang ada di hadapan Mat Panjang bisa tunduk dan kalah dengan mudah.

Dirinya juga tidak menyimpan ilmunya seorang diri. Mat Panjang diketahui juga mendirikan perguruan silat di Gambus Laut.

Perguruan silat yang didirikan oleh Mat Panjang ini juga yang pertama di daerah tersebut. Dirinya kemudian mengajarkan banyak murid berbekal kesaktian yang dia miliki.

baca juga

Lain halnya dengan Mat Panjang, Tok Nonggok memang hanya fokus untuk menjaga masyarakat Gambus Laut, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan. Umumnya masyarakat Gambus laut mencari kerang, kepah, dan ikan yang ada di muara hingga laut yang ada di sana.

Sehari-hari, Tok Nonggok tinggal di sebuah boting yang ada di muara Gambus Laut. Boting merupakan sebutan untuk daratan yang muncul di perairan di sekitar muara dan laut.

Di sana Tok Nonggok memperhatikan keselamatan nelayan yang beraktivitas. Jika ada buaya yang muncul dan terlihat membahayakan, maka Tok Nonggok akan langsung turun dan menghabisi mereka.

Hal ini memberikan rasa nyaman bagi setiap masyarakat Gambus Laut yang beraktivitas di sana. Konon Tok Nonggok terus berada di boting tersebut hingga tidak diketahui lagi keberadaannya.

Hingga saat ini, ada kepercayaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait keberadaan boting tersebut. Sebagian masyarakat masih yakin jika arwah Tok Nonggok masih berada di boting itu dan melindungi mereka hingga saat sekarang.

Oleh sebab itu, masyarakat mengenal boting tersebut dengan sebutan Boting Nonggok.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.