Perbedaan latar belakang bukanlah batasan untuk saling berbagi ilmu. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Nge-Klik SDK: Strategi Marketing dan Pengembangan Bisnis untuk Produk Lokal yang sukses diselenggarakan pada Senin (06/07).
Kegiatan kolaborasi antara AIESEC in Semarang dengan Diskominfo Kota Semarang ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang, tidak hanya dari Indonesia tetapi juga para exchange participants yang sedang melakukan kegiatan On the Map, menciptakan ruang belajar yang inklusif sekaligus memperkuat pertukaran lintas budaya.

Organizing Committee AIESEC in Semarang bersama Bapak Sucahyo Kuswirantomo, S.H., S.Sos., M.H. pada kegiatan Nge-Klik SDK: Strategi Marketing dan Pengembangan Bisnis untuk Produk Lokal
Membuka Ruang Kolaborasi Melalui Pembelajaran Bersama
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Bapak Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M. dan Bapak Sucahyo Kuswirantomo, S.H., S.Sos., M.H. Seluruh rangkaian acara dipandu secara bilingual oleh Master of Ceremony, sementara materi disampaikan dalam Bahasa Inggris guna memberikan pengalaman belajar yang setara bagi seluruh peserta, baik lokal maupun internasional.
Pada sesi pertama, Triawanda Tirta Aditya, CEO TAGGallery Agency, membawakan materi mengenai strategi pemasaran melalui media sosial. Peserta diajak memahami pentingnya membangun identitas merek serta memanfaatkan platform digital secara efektif, hingga menyusun strategi pemasaran yang mampu meningkatkan daya saing produk. Dilanjutkan dengan sesi kedua oleh Muhammad Reza Saputra, yang membahas mengenai teknik penyusunan proposal bisnis serta strategi pitching yang efektif untuk memperkenalkan ide bisnis kepada calon mitra maupun investor.
"Kolaborasi ini terbentuk atas dasar kesamaan visi antara AIESEC in Semarang dengan Dinas Komunikasi Informasi Statistika dan Persandian Kota Semarang. Melalui penguatan karakter dengan menyongsong tema “Nge-Klik SDK: Strategi Marketing dan Pengembangan Bisnis untuk Perkembangan Produk Lokal” kita mengumpulkan para relawan lokal dan internasional untuk mempelajari cara promosi produk lokal yang ada di Kota Semarang," ujar penanggung jawab kolaborasi, Raihan Argana Cayapata.
Menghubungkan Perspektif Lokal dan Global dalam Satu Ruang
Tidak hanya menjadi wadah untuk memperoleh wawasan baru, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk membangun koneksi dan saling mengenal satu sama lain. Kehadiran peserta internasional dari Pakistan (Subha-e-Noor, Shifa Kamran, dan Anousha Sheraz), Taiwan (Chiyang Yi Te, Momo, dan Iris), Tiongkok (Ziyang Lin dan Lee Chia Jui), serta Australia (Shiva) menghadirkan suasana diskusi yang lebih beragam. Antusiasme peserta terlihat melalui berbagai sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung aktif sepanjang kegiatan.

Keseruan para exchange participants AIESEC in Semarang pada acara Nge-Klik SDK: Strategi Marketing dan Pengembangan Bisnis untuk Produk Lokal
Belajar, Berjejaring, dan Bertumbuh Melalui Pertukaran Budaya
"Kolaborasi antara Semarang Digital Kreatif (SDK) Diskominfo Kota Semarang dan On the Map AIESEC in Semarang menjadi ruang bagi exchange participants dan mahasiswa lokal untuk learn, connect, and grow through insights on social media marketing, branding, and partnership building," ujar Tassya Salsabila, salah satu peserta kegiatan.
Membangun Dampak Melalui Sinergi Lintas Sektor
Melalui Nge-Klik SDK, AIESEC in Semarang berharap dapat terus menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang pemasaran dan pengembangan bisnis, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas budaya.
Dengan mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam satu forum, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya ide-ide baru, memperluas jejaring global, serta membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan antara pemuda, pelaku industri kreatif, dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi bersama Diskominfo Kota Semarang juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah dapat menciptakan ruang belajar yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi pengembangan potensi masyarakat.
Ke depannya, AIESEC in Semarang berkomitmen untuk terus membangun kemitraan yang mampu menghadirkan lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Kota Semarang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


