suruk anak permainan tradisional khas dari bengkulu yang mengasah kejelian para pemainnya - News | Good News From Indonesia 2026

Suruk Anak, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kejelian Para Pemainnya

Suruk Anak, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kejelian Para Pemainnya
images info

Suruk Anak, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kejelian Para Pemainnya | Pexels/Broderick Armbrister


Suruk anak adalah salah satu nama permainan tradisional khas yang berasal dari daerah Bengkulu. Tahukah Kawan tentang permainan tradisional ini sebelumnya?

Dulunya suruk anak menjadi salah satu hiburan yang banyak dimainkan oleh anak-anak. Apalagi permainan ini dimainkan secara berkelompok, sehingga bisa menjadi sarana interaksi antara anak-anak dengan teman sebayanya.

Biasanya permainan ini dimainkan di sela waktu luang oleh anak-anak. Tidak ada waktu tertentu yang mesti ditunggu terlebih dahulu oleh mereka agar bisa memainkan permainan tradisional ini bersama-sama.

Bagaimana penjelasan lebih lanjut terkait permainan tradisional khas dari Bengkulu tersebut? Simak ulasan lengkap terkait permainan suruk anak dalam artikel berikut ini.

baca juga

Mengenal Permainan Suruk Anak

Disitat dari buku Seno Undri Rahmadona yang berjudul Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Permainan Tradisional Anak Bengkulu, nama permainan tradisional ini diketahui berasal dari bahasa daerah suku Lembek yang mendiami daerah Prostin XII Kecamatan Talang IV, Kabupaten Bengkulu Utara. Secara harfiah, nama "Suruk anak" bisa diartikan sebagai sembunyi anak.

Namun anak yang digunakan dalam permainan ini bukanlah anak-anak yang memainkannya. Kata "Anak" ini merujuk pada benda kecil atau gundu yang digunakan dalam proses bermainnya.

Permainan ini bisa dimainkan di mana saja oleh anak-anak. Apalagi alat yang digunakan untuk memainkan permainan gundu anak tersebut cukup mudah untuk didapatkan.

Tidak diketahui secara pasti kapan permainan tradisional ini ditemukan dan mulai berkembang di tengah masyarakat. Namun wawasan terkait permainan suruk anak ini sudah diwariskan secara turun temurun sejak dulunya.

Persiapan Sebelum Memulai Permainan

Seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya, suruk anak merupakan salah satu permainan tradisional yang dimainkan secara berkelompok. Dibutuhkan minimal dua orang anak untuk memainkan permainan tradisional yang satu ini.

Idealnya, permainan ini bisa dimainkan oleh 2 hingga 6 orang anak. Tidak ada batasan usia maupun jenis kelamin dari setiap anak yang ingin memainkan permainan ini.

Terdapat beberapa jenis peralatan yang perlu dipersiapkan dalam permainan suruk anak. Pertama, para pemain mesti menyiapkan sebuah batu kecil yang nantinya berfungsi sebagai "Anak" dalam proses bermain.

Selain itu, para pemain juga perlu mencari 5 buah tempurung kelapa yang sudah tidak ada isinya. Jika semua peralatan sudah tersedia, maka permainan main anak sudah bisa dimulai saat itu juga.

baca juga

Proses Bermain Suruk Anak

Tidak ada arena bermain khusus untuk memainkan suruk anak. Kawan bisa memainkan permainan ini di mana saja, mulai dari dalam rumah, pekarangan, hingga lapangan terbuka.

Sebelum bermain, para pemain bisa melakukan undian terlebih dahulu. Undian ini berguna untuk menentukan urutan bermain dari para pemain.

Pemain yang mendapatkan giliran pertama kemudian memegang "Anak" dan kelima tempurung kelapa yang sudah dipersiapkan.

Setelah itu, pemain ini akan memasukkan "Anak" ke salah satu tempurung tersebut. Kemudian dirinya akan mengacak posisi tempurung agar bisa mengecoh para pemain lainnya.

Jika waktu mengacak sudah habis, pemain lain mesti menebak di tempurung mana "Anak" berada. Pemain yang berhasil menebak akan mendapatkan satu poin.

Sebaliknya jika tidak ada pemain yang berhasil menebak, maka pemain pertama yang mengacak akan mendapatkan semua poin. Nantinya giliran mengacak akan digilir hingga semua pemain.

Jika pemain terakhir sudah mendapatkan giliran, maka perhitungan poin akan dimulai. Pemain yang berhasil mendapatkan poin terbanyak dari yang lainnya nantinya akan dinyatakan sebagai pemenang dalam permainan tradisional khas Bengkulu tersebut.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.