situs kabuyutan ciburuy merekam sejarah panjang di lereng gunung cikuray - News | Good News From Indonesia 2026

Situs Kabuyutan Ciburuy: Merekam Sejarah Panjang di Lereng Gunung Cikuray

Situs Kabuyutan Ciburuy: Merekam Sejarah Panjang di Lereng Gunung Cikuray
images info

Situs Kabuyutan Ciburuy , KKN-T Inovasi IPB University


Sebuah bangunan sederhana berdiri di tengah-tengah rerimbunan pohon bambu, bangunan sederhana yang menjadi saksi bisu sebuah sejarah panjang, sejarah yang kadang jarang terdengar di telinga orang awam. Melihat posisi bangunan yang jauh dari perkotaan dan berada pada lereng Gunung Cikuray.

Posisinya yang cukup jauh dari kota dengan topografi khasnya yang menanjak, dengan suhu rendah yang khas menyempurnakan kekhasan bangunan sederhana ini, yang kini dinamakan sebagai Situs Kabuyutan Ciburuy. Kelompok KKN-T Inovasi IPB University berusaha untuk mengambil cerita dan mempublikasikan cerita menrik yang lahir dari Situs Kabuyutan Ciburuy. 

Harapan kami cerita panjang sejarah ini masih bisa ditangkap di tengah masyarakat dan tingkat aware masyarakat meningkat untuk bisa menjaga keterpeliharaan keaslian dari Situs Kabuyutan Ciburuy ini. Bersumber dari Juru Pelihara Situs Bapak Nana Sumpena dan narasumber tambahan kami yaitu Bapak Hermansyah selaku Sekretaris Desa Pamalayan yang berkesempatan untuk melakukan penelitian di Situs Kabuyutan Ciburuy beberapa tahun silam.
Situs ini terdiri dari beberapa bangunan yang tergabung dalam sebuah komplek kecil di tengah-tengah pemukiman warga. Bangunan ini seperti bumi patamon yang difungsikan sebagai tempat penerimaan tamu bagi yang berkunjung, selain itu terdapat bangunan bumi padalaman sebagai tempat penyimpanan utama seluruh barang bersejarah yang tersimpan, seperti keris dan tiga naskah kuno yang ditulis di daun lontar yang kini baru satu yang berhasil dipublikasikan.

Selain pada naskah dan keris, terdapat sebuah barang yang tak kalah terkenal yaitu sebuah pedang yang dianggap sebagai pedang zulfikar yang dikenal dengan pedang untuk membelah dada Nabi Muhammad SAW. Seluruh barang itu dijaga dan dibersihkan dalam kegiatan besar rutin tahunan yang disebut dengan Upacara Seba. 

baca juga

Upacara Seba memiliki arti sebagai sebuah upacara melarung sebagaimana yang mirip dilakukan oleh upacara larung yang dilakukan oleh masyarakat Bali. Upacara ini dilakukan pada setiap 1 Suro atau 1 Muharam, tapi kegiatan ini memiliki berbagai rangkaian yang perlu dilalui. Dimulai pada tanggal 10 Dzulhijah, pada saat ini pengurus Situs mulai menebang bambu berjumlah 10 biji untuk membuat pagar pengeliling situs yang biasa disebut dengan Kikis. 

Setelah memotong berjumlah 10, pada Rabu kedua kegiatan dilanjutkan dengan mengukur, memotong, membelah kikis hingga selesai. Selanjutnya seluruh bambu disusun menjadi satu dengan diikat dengan tali pengikat seperti injuk, dan tidak diperbolehkan dengan kawat ata sejenisnya.

Pada Rabu ketiga kegiatan dilanjutkan dengan memperbaiki kikis, baru pada malam Rabu ketiga inilah Upacara Adat Seba dilakukan. Dimana upacara ini bermula dari bumi patamon dan menuju bumi Padalaman.

Dalam upacara adat seba, dimulai dengan memindahkan barang-barang bersejarah dari bumi padalaman menuju sebuah tempat sebagai tempat pemindahan sementara selama bumi padalaman dibersihkan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan bubaran yang berfokus pada kegiatan cicip makanan yang sudah dibuat pada hari sebelumnya. 

Tentu Sebuah situs ini tidak hanya berdiri dengan kesengajaan namun berdiri atas sejarah panjang Prabu Kian Santang dalam sebuah pelarian nya. Situs Kabuyutan Ciburuy diyakini menjadi tempat pelarian Prabu Kian Santang sehingga hutan ini sering disebut sebagai Leuweng atau hutan persembunyian.

Tak hanya itu nama ciburuy lahir dari sebuah kejadian di masa lampau di mana masa lampau tempat tersebut mengamali kekeringan, kemudian kian santang menancapkan tongkat hingga menghasilkan sebuah mata air yang sebelumnya muncul sebuah hewan kecebong atau biasa dikenal dengan buruy sehingga menghasilkan sebutan Ciburuy. Tak hanya situs-situs nya yang menarik dengan ribuan sejarah menariknya, Situs Kabuyutan Ciburuy juga memiliki sebuah keunikan tersendiri.

baca juga

Situs tersebut memiliki masyarakat yang memiliki keturunan albino dari darah keluarga penjaga situs ciburuy. Diceritakan bahwa masyarakat Albino ini bukan lahir dari gen namun dari cerita sejarah masa lalu. Hingga saat ini masyarakat asli situs ciburuy masih memiliki keturunan yang lahir dengan albino. Inilah yang menambah kekhasan dan keotentikan situs ini. 


Seperti itulah seluruh hasil jelajah kelompok KKN-T Inovasi kami yang berusaha untuk terjun langsung untuk mendengar cerita langsung dari Juru pelihara, ditambah dengan narasumber lainnya yaitu bapak sekretaris desa, selain itu juga dengan berusaha untuk melihat secara langsung komplek Situs Kabuyutan Ciburuy.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

HM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.