cegah bullying dan tanamkan cinta lingkungan mahasiswa kkn t ipb edukasi 120 siswa sd di desa kajenengan - News | Good News From Indonesia 2026

Cegah Bullying dan Tanamkan Cinta Lingkungan, Mahasiswa KKN-T IPB Edukasi 120 Siswa SD di Desa Kajenengan

Cegah Bullying dan Tanamkan Cinta Lingkungan, Mahasiswa KKN-T IPB Edukasi 120 Siswa SD di Desa Kajenengan
images info

Mahasiswa KKNT IPB University bersama siswa siswi SDN 1 Kajenengan setelah pelaksanaan Program Edukasi Peduli Lingkungan


Mahasiswa KKNT IPB University menyelenggarakan kegiatan edukasi bagi siswa kelas 5 dan 6 di SDN 1 Kajenengan dan SDN 2 Kajenengan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, dengan mengangkat dua tema penting, yaitu anti-bullying dan kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang dilaksanakan mahasiswa KKNT IPB sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembentukan karakter dan kepedulian lingkungan pada generasi muda di Desa Kajenengan.

Kegiatan dengan topik anti-bullying berlangsung lebih dulu, yaitu pada 29 Juli 2026 di SDN 1 Kajenengan dan 30 Juli 2026 di SDN 2 Kajenengan.

Selanjutnya, topik kebersihan lingkungan digelar pada 5 Agustus 2026 di SDN 1 Kajenengan dan 6 Agustus 2026 di SDN 2 Kajenengan, dengan total peserta sebanyak 60 siswa di masing-masing sekolah pada setiap kegiatan. Kedua materi disampaikan melalui metode pemaparan dan games interaktif, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai karakter dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

baca juga

Mengenalkan Bahaya Bullying sejak Dini

Melalui pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami anak-anak, mahasiswa KKN-T IPB mengenalkan konsep bullying, mulai dari jenis bullying seperti verbal, fisik, sosial, dan media sosial, sampai pada dampaknya bagi korban maupun pelaku. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana disertai contoh-contoh situasi yang dekat dengan keseharian siswa di lingkungan sekolah, sehingga anak-anak lebih mudah mengenali dan memahami perilaku bullying yang mungkin terjadi di sekitar mereka.

Selain memberikan pemahaman, mahasiswa juga mengajak siswa untuk berani bersikap ketika mendapati tindakan bullying, baik dengan melapor kepada guru maupun saling mendukung sesama teman. Materi ini disampaikan melalui pemaparan yang diselingi games interaktif, sehingga siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga terlibat aktif dalam memahami konsep yang diajarkan.

Pendekatan ini dipilih agar pesan yang disampaikan tidak terkesan menggurui, melainkan dapat diserap secara alami melalui pengalaman langsung selama sesi berlangsung. Edukasi semacam ini dinilai penting untuk membangun kesadaran anak sejak dini agar mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Menanamkan Kebiasaan Peduli Lingkungan

Selain isu anti-bullying, mahasiswa KKNT IPB turut mengedukasi siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar tempat tinggal. Materi disampaikan mencakup kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik, hingga menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah secara bersama-sama.

Sama seperti materi anti-bullying, penyampaian materi kebersihan lingkungan juga dikemas melalui pemaparan yang dipadukan dengan games interaktif, agar anak-anak lebih antusias dan mudah mengingat pesan yang disampaikan.

Mahasiswa turut mengajak siswa berdiskusi mengenai dampak sampah yang dibuang sembarangan terhadap lingkungan sekitar, termasuk potensi banjir dan penyebaran penyakit, agar siswa memahami keterkaitan antara kebiasaan sehari-hari dengan kondisi lingkungan yang lebih luas. Melalui cara ini, mahasiswa berharap kebiasaan menjaga kebersihan dapat tertanam sejak dini dan terus dibawa hingga anak-anak dewasa kelak.

Antusiasme Siswa Selama Kegiatan

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa, yang terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan maupun mengikuti sesi interaktif yang disiapkan mahasiswa.

Beberapa siswa bahkan secara spontan membagikan pengalaman pribadi terkait isu bullying maupun kebiasaan menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal mereka, yang menunjukkan bahwa materi yang disampaikan cukup relevan dengan keseharian mereka. Suasana belajar yang santai namun tetap edukatif membuat pesan-pesan mengenai anti-bullying dan kebersihan lingkungan lebih mudah diterima oleh siswa.

baca juga

Investasi Jangka Panjang bagi Generasi Muda

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT IPB berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif sejak dini kepada generasi muda Desa Kajenengan, baik dalam hal membangun karakter saling menghargai antar sesama maupun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kedua nilai tersebut dinilai menjadi pondasi penting yang akan membentuk pola pikir dan perilaku anak-anak di masa depan.

Kegiatan edukasi ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat secara sosial dan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun desa dari berbagai lini kehidupan.

Ke depannya, mahasiswa KKNT IPB berharap nilai-nilai yang telah ditanamkan melalui kegiatan ini dapat terus dikuatkan oleh pihak sekolah maupun orang tua, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan bagi generasi muda Desa Kajenengan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

SF
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.