edukasi ecobrick oleh mahasiswa kknt ipb university di sdn 2 harjowinangun - News | Good News From Indonesia 2026

Edukasi Ecobrick oleh Mahasiswa KKNT IPB University di SDN 2 Harjowinangun

Edukasi Ecobrick oleh Mahasiswa KKNT IPB University di SDN 2 Harjowinangun
images info

Penyerahan Sertifikat Penghargaan SDN 2 Harjowinangun


Penumpukan limbah plastik dan isu kebersihan lingkungan hingga kini masih menjadi perhatian serius yang memerlukan penanganan sejak dini. Berangkat dari kesadaran tersebut, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University 2026 menggelar program edukasi lingkungan hidup melalui pemanfaatan ecobrick yang disulap menjadi rak buku serbaguna.

Program edukasi dan praktik pengolahan sampah plastik ini ditujukan khusus bagi para siswa kelas 4 SDN 2 Harjowinangun. Melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, para mahasiswa berupaya menumbuhkan kesadaran serta kepedulian anak-anak terhadap kelestarian lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan diawali pada 14 Juli 2026, ketika tim mahasiswa KKNT IPB melakukan survei awal ke lokasi sekolah. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi kebutuhan serta menetapkan sasaran program secara tepat. Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak sekolah, kelas 4 SDN 2 Harjowinangun dipilih sebagai peserta utama dalam alur edukasi dan aksi nyata pemanfaatan limbah plastik tersebut. Pelaksanaan program kerja dirancang secara bertahap dalam dua kali pertemuan.

Tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2026 yang diisi dengan kegiatan sosialisasi interaktif. Pada sesi pembukaan ini, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan paparan penting mengenai kondisi lingkungan hidup, bahaya penumpukan sampah plastik, serta dasar-dasar pemilahan sampah.

Dalam kesempatan yang sama, para siswa diajak mengenali konsep ecobrick dan mozaik sebagai salah satu cara sederhana untuk meminimalkan dampak sampah plastik terhadap lingkungan. Mahasiswa memaparkan secara mendetail mulai dari alat dan bahan yang dibutuhkan hingga langkah-langkah pembuatannya. Guna mengaplikasikan materi secara mandiri, para siswa kemudian diberi tugas khusus selama dua hari untuk mengumpulkan sampah plastik bersih dan kering dari lingkungan sekitar rumah mereka.

baca juga

Puncak kegiatan berlangsung pada 23 Juli 2026 melalui sesi praktik langsung pembuatan ecobrick dan mozaik. Didampingi intensif oleh seluruh anggota tim KKNT IPB 2026, para siswa kelas 4 diajak memasukkan dan memadatkan sampah-sampah plastik yang telah terkumpul ke dalam botol-botol bekas hingga mencapai bobot serta kerapatan yang ideal.

Botol-botol ecobrick yang telah selesai diproduksi selanjutnya dirangkai hingga membentuk sebuah rak buku kokoh yang siap difungsikan di dalam kelas. Lalu untuk mozaik sendiri para siswa tinggal menempel potongan sampah plastik pada gambar pahlawan yang sudah disediakan sehingga menjadi karya tempel mozaik.

Antusiasme dan semangat tinggi ditunjukkan oleh para siswa kelas 4 SDN 2 Harjowinangun sepanjang jalannya proses pembuatan ecobrick dan mozaik. Para siswa tampak begitu fokus memasukkan potongan-potongan sampah plastik ke dalam botol bekas dan menekannya hingga padat, sebelum akhirnya dirangkai bersama menjadi sebuah struktur rak buku yang fungsional.

Tidak hanya menghasilkan sebuah karya fisik yang dapat langsung dimanfaatkan untuk menata buku-buku bacaan dan hiasan di dalam kelas, kegiatan ini juga memberikan dampak edukatif yang signifikan terhadap perkembangan pola pikir para siswa. Melalui interaksi langsung dan penjelasan materi secara kontekstual, pemahaman para siswa mengenai pengelolaan sampah meningkat secara drastis. Mereka kini tidak hanya sekadar tahu, tetapi juga mampu mengidentifikasi dan membedakan jenis sampah organik dan non-organik dalam kehidupan sehari-hari secara mendasar.

Pihak sekolah dan guru pendamping pun menyambut positif pencapaian ini. Keberadaan rak buku hasil kreasi ecobrick dan juga karya mozaik tersebut kini menghiasi sudut ruangan di kelas 4, tidak hanya sebagai sarana penyimpan buku, tetapi juga sebagai monumen edukasi dan pengingat visual harian bagi seluruh warga sekolah akan pentingnya aksi nyata dalam mengurangi serta mendaur ulang limbah plastik demi kelestarian lingkungan.

baca juga

Harapan besar menyertai usainya pelaksanaan program ini. Ke depan, para siswa diharapkan tidak berhenti hanya pada kegiatan ini saja, melainkan terus menjaga kebiasaan hidup bersih dan ramah lingkungan. Keterampilan yang telah didapatkan dapat memicu kreativitas mereka untuk terus mengolah berbagai bentuk limbah di sekitar menjadi produk lain yang bermanfaat.

Langkah yang dilakukan di SDN 2 Harjowinangun ini menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan dapat dikemas secara menyenangkan dan aplikatif bagi anak sekolah dasar. Sinergi antara mahasiswa KKNT IPB 2026 dan pihak sekolah diharapkan mampu membentuk pola pikir generasi muda yang lebih bijak dalam memilah serta mengelola sampah demi menjaga keberlanjutan lingkungan di masa depan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

JE
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.