Generasi muda senantiasa menjadi penggerak utama perubahan di tingkat lokal. Menguatkan peran pemuda sebagai garda terdepan pendampingan masyarakat adalah langkah nyata peran Karang Taruna Kecamatan Cigombong yang berkolaborasi dengan Karang Taruna Kabupaten Bogor. Program pelatihan Sekolah Advokasi pada Sabtu, 3 Oktober 2026 telah digelar.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cigombong dengan tema "Mewujudkan Kader Pemuda Tanggap, Kritis, dan Berintegritas dalam Pendampingan Sosial Kemasyarakatan".
Aktivitas ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua 3 Karang Taruna Kabupaten Bogor, Saepul Rizal. Inisiatif positif tersebut menjadi langkah nyata dalam membekali pemuda daerah agar tidak hanya peduli, tetapi juga cakap dan berintegritas saat hadir menjadi penyambung lidah warga.
Memperkuat Pemuda Daerah di 4 Pilar Penting
Sekolah Advokasi ini dirancang interaktif untuk memberikan wawasan mendalam serta keterampilan praktis di 4 bidang sosial mendasar:
- Pendidikan: Dipandu oleh Ketua PGRI Kecamatan Cigombong, Wawan Gunawan, S.Ag, peserta diajak memahami pentingnya pengawalan hak-hak pendidikan warga secara inklusif. Pemuda diharapkan mampu memastikan tidak ada anak yang terputus sekolah di wilayahnya.
- Kesehatan Masyarakat: Dalam sesi yang diampu oleh Tenaga Kesehatan Masyarakat, Kurniawati Fazrin, S.KM, dibahas peran strategis pemuda sebagai agen edukasi penanganan penyakit menular. Berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat, Karang Taruna didorong aktif menggerakkan pola hidup sehat, deteksi dini kesehatan, hingga mengadvokasi kebijakan lingkungan sehat di tingkat desa dan kecamatan.
- Bantuan Hukum: Praktisi hukum dari MSM Law Firm & LBH Pendidikan, Abdurahman Said, S.H, membagikan dasar-dasar pemahaman hukum dan metode advokasi publik. Bekal ini krusial agar kepemudaan Cigombong berani dan tepat langkah saat mendampingi permasalahan hukum warga.
- Perlindungan Perempuan dan Anak: Tenaga Ahli Hukum UPT PPA Kabupaten Bogor, Edi Iriawadi, S.H., M.H, menekankan pentingnya respons cepat dan edukasi pencegahan kekerasan. Pemuda diajak menciptakan lingkungan aman dan inklusif bagi perempuan serta anak-anak di tingkat tapak.
Sinergi Lokal menuju Aksi Nyata Berkelanjutan
Lebih dari sekadar ruang diskusi dan pembelajaran teori di dalam ruangan, Sekolah Advokasi Karang Taruna Cigombong difungsikan sebagai pemicu lahirnya gerakan aksi nyata.
Sinergi yang harmonis antara pemuda, akademisi, praktisi hukum, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan kepemudaan berbasis komitmen lokal mampu melahirkan solusi konkrit bagi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Melalui pembekalan advokasi ini, para kader Karang Taruna Kecamatan Cigombong kini siap melangkah lebih percaya diri, kritis, dan tanggap. Kehadiran mereka membawa optimisme baru sekaligus kabar baik bagi terwujudnya pembangunan masyarakat yang inklusif, adil, dan sejahtera di wilayah Kabupaten Bogor.
Mari Bergerak Bersama: Mengubah Pemahaman jadi Aksi Nyata
Sebagai bentuk komitmen pascapelatihan, seluruh peserta Sekolah Advokasi diimbau untuk tidak berhenti sampai di ruang materi.
Di akhir sesi, seluruh kader pemuda diwajibkan mengisi lembar observasi dan post-test terkait pemetaan isu serta potensi pemecahan masalah advokasi di lingkungan masing-masing, baik di dalam sektor pendidikan, kesehatan, hukum, maupun perlindungan anak.
Pengisian instrumen ini merupakan langkah awal dalam menyusun basis data isu sosial lokal sekaligus menjadi peta jalan aksi advokasi nyata di lapangan.
Yuk, jadikan momentum ini sebagai pijakan awal untuk terus mengawal hak-hak warga dan memajukan lingkungan sekitar kita! Bagi pemuda daerah lainnya, mari berjejaring dan hadirkan ruang-ruang advokasi serupa di wilayahmu!


