global volunteer ke korea selatan bhadra rafif valda belajar beradaptasi dan mengenal dunia lebih luas - News | Good News From Indonesia 2026

Global Volunteer ke Korea Selatan, Bhadra Rafif Valda Belajar Beradaptasi dan Mengenal Dunia Lebih Luas

Global Volunteer ke Korea Selatan, Bhadra Rafif Valda Belajar Beradaptasi dan Mengenal Dunia Lebih Luas
images info

Global Volunteer ke Korea Selatan @AIESEC in UNEJ


Kesempatan untuk tinggal di luar negeri dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dari budaya yang berbeda menjadi pengalaman yang dijalani Bhadra Rafif Valda, mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Jember angkatan 2023, melalui program Global Volunteer di Korea Selatan.

Berlangsung pada 6 Juli hingga 17 Agustus 2026 dalam proyek Youth 4 Impact, pengalaman tersebut menjadi ruang bagi Bhadra untuk mengenal lingkungan baru sekaligus mengembangkan kemampuan beradaptasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Keinginan untuk memiliki pengalaman tinggal di luar negeri menjadi salah satu alasan Bhadra mengikuti Global Volunteer. Selain ingin berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda, ia juga ingin mencoba keluar dari zona nyaman. Bagi Bhadra, mempelajari hubungan internasional tidak hanya dapat dilakukan melalui pembelajaran di kelas atau buku, tetapi juga melalui pengalaman berkomunikasi dan beradaptasi secara langsung dengan masyarakat dari negara lain.

Selama berada di Korea Selatan, salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Bhadra adalah ketika ia dapat berinteraksi langsung dengan siswa-siswa di Korea. Dalam kegiatan tersebut, ia turut mengajar sekaligus memperkenalkan Indonesia kepada para siswa. Pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Bhadra harus berkomunikasi dengan orang-orang yang baru dikenal dan menggunakan bahasa Inggris dalam proses interaksi.

baca juga

Rasa gugup yang muncul di awal perlahan berubah menjadi rasa nyaman setelah Bhadra mulai terbiasa dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya. Interaksi dengan para siswa tidak hanya menjadi pengalaman dalam kegiatan mengajar, tetapi juga memberikan kesempatan baginya untuk membangun komunikasi dan menikmati proses bertemu dengan orang baru.

Selain kegiatan bersama siswa, pengalaman tinggal di lingkungan yang berbeda dari Indonesia juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Bhadra. Ia belajar menjalani berbagai aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri, mulai dari menggunakan transportasi umum hingga mencoba makanan baru. Pengalaman tersebut membuatnya berhadapan langsung dengan situasi yang sebelumnya belum tentu ia temui dalam kesehariannya di Indonesia.

Perbedaan budaya juga menjadi salah satu hal yang banyak dipelajari selama menjalani exchange. Bhadra menemukan berbagai perbedaan sederhana antara Indonesia dan Korea Selatan, mulai dari cara berkomunikasi, kebiasaan sehari-hari, hingga cara menjalankan aktivitas di lingkungan sekolah. Perbedaan tersebut membuatnya tidak hanya menjadi seseorang yang menerima budaya baru, tetapi juga belajar memperkenalkan budaya Indonesia kepada orang lain.

Saat memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Korea Selatan, Bhadra menyadari bahwa masih terdapat berbagai hal mengenai Indonesia yang belum banyak diketahui. Dari pengalaman tersebut, ia belajar bagaimana menjelaskan budaya dan negaranya sendiri kepada orang lain dengan cara yang dapat dipahami. Proses tersebut sekaligus membuatnya melihat Indonesia dari perspektif yang berbeda.

baca juga

Dalam menjalani pengalaman lintas budaya, language barrier dan proses adaptasi menjadi tantangan yang cukup terasa. Terdapat situasi ketika Bhadra harus berkomunikasi dengan orang yang memiliki kemampuan bahasa Inggris terbatas, begitu pula sebaliknya. Kondisi tersebut sempat membuat komunikasi terasa canggung dan membingungkan.

Namun, keterbatasan bahasa justru menjadi bagian dari proses pembelajaran. Bhadra mencoba menggunakan berbagai cara untuk menyampaikan maksud, mulai dari menggunakan gestur tangan, memanfaatkan translation tools, hingga mencoba menjelaskan kembali ketika komunikasi belum berjalan dengan baik. Dari pengalaman tersebut, ia memahami bahwa komunikasi tidak selalu harus berlangsung secara sempurna selama kedua pihak memiliki kemauan untuk saling memahami.

โ€œTantangan yang paling terasa menurutku language barrier dan adaptasi. Awalnya memang awkward dan bikin bingung, tapi justru itu letak serunya. Dari situ aku belajar bahwa komunikasi itu nggak harus sempurna, as long as kita sama-sama berusaha memahami,โ€ ujar Bhadra.

Pengalaman tersebut juga membawa perubahan dalam diri Bhadra. Setelah menjalani exchange, ia merasa menjadi lebih mandiri dan lebih percaya diri ketika harus berinteraksi dengan orang baru. Sebelum berangkat, ia sempat memiliki kekhawatiran mengenai kemampuannya untuk beradaptasi di lingkungan yang berbeda. Namun, pengalaman selama berada di Korea Selatan menunjukkan bahwa dirinya mampu melewati berbagai situasi yang sebelumnya belum pernah dijalani.

baca juga

Salah satu pengalaman yang paling menggambarkan proses tersebut adalah ketika Bhadra harus pergi ke tempat baru seorang diri, berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal, serta melakukan berbagai hal yang sebelumnya belum pernah ia lakukan. Dari situ, ia menyadari bahwa kekhawatiran terkadang muncul sebelum seseorang benar-benar mencoba. Ketika dijalani, situasi yang awalnya terasa asing dapat menjadi pengalaman yang berharga.

Bagi Bhadra, keluar dari zona nyaman memang tidak selalu terasa mudah pada awalnya. Namun, proses tersebut justru membuka kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus mengenal diri sendiri lebih jauh. Global Volunteer di Korea Selatan tidak hanya menjadi pengalaman untuk mengunjungi negara lain, tetapi juga menjadi perjalanan untuk memahami kemampuan diri dalam menghadapi lingkungan baru.

โ€œNggak harus jago Bahasa Inggris buat keluar Indonesia, selama ada kesempatan dicoba aja dulu. Nggak harus nunggu benar-benar siap, justru ketika kamu merasa perlu belajar itulah letak keseruannya. Buat aku sendiri, exchange ini bukan cuma tentang pergi ke Korea, tapi tentang bagaimana aku bisa mengenal dunia yang lebih luas sekaligus mengenal diri sendiri lebih jauh,โ€ tambah Bhadra.

Melalui pengalaman Global Volunteer dalam proyek Youth 4 Impact, Bhadra membawa pulang berbagai pembelajaran mengenai komunikasi, adaptasi, kemandirian, dan keberanian untuk mencoba hal baru. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang memperluas pandangannya mengenai dunia sekaligus memberikan pemahaman yang lebih jauh mengenai dirinya sendiri.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.