16 gedung sekolah di jakarta rampung direvitalisasi ada yang dilengkapi lift - News | Good News From Indonesia 2026

16 Gedung Sekolah di Jakarta Rampung Direvitalisasi, Ada yang Dilengkapi Lift

16 Gedung Sekolah di Jakarta Rampung Direvitalisasi, Ada yang Dilengkapi Lift
images info

SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur, kini terintegrasi dalam satu gedung bertingkat setelah direvitalisasi.


Kabar baik, Kawan! Pemprov DKI Jakarta telah merampungkan revitalisasi 16 dari 19 gedung sekolah yang menjadi target renovasi. Saat ini, tiga gedung lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

Program dengan total anggaran Rp876,7 miliar itu tersebar di lima wilayah Jakarta dan mencakup jenjang TK hingga SMA/SMK.

Yang menarik, pelaksanaan revitalisasi punya konsep yang berbeda dari bangunan awal.

Sejumlah sekolah dibangun bertingkat untuk menjawab keterbatasan lahan yang menjadi permasalahan khas di Jakarta.

baca juga

Salah satu contohnya adalah SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dua sekolah yang sebelumnya menempati bangunan berusia puluhan tahun kini terintegrasi dalam satu gedung bertingkat. Fasilitasnya juga bertambah, mulai dari lift, perpustakaan, kantin, hingga lapangan olahraga.

Gedung baru tersebut menghabiskan anggaran Rp101,3 miliar. Bangunan SD sebelumnya berusia sekitar 50 tahun, sedangkan gedung SMP sekitar 60 tahun.

"Baik SD maupun SMP ini sebelum direnovasi umurnya kurang lebih 50 tahun dan 60 tahun," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau sekolah tersebut pada Senin (12/10/2026).

Perubahan di sekolah-sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI memperbarui fasilitas pendidikan yang sudah berusia puluhan tahun.

baca juga

Bangunan Sekolah Berkonsep Vertikal

Kawan, Pramono mengatakan keterbatasan lahan membuat pembangunan secara vertikal menjadi pilihan yang lebih efektif. Dengan menambah lantai, fasilitas pendidikan dapat ditampung dalam area tanah yang sama.

"Kenapa Jakarta sekarang ini mengintegrasikan salah satu contoh yang di sini? Karena memang persoalan di Jakarta itu persoalan lahan paling utama," jelas Pramono.

Konsep tersebut membuat satu kawasan sekolah tidak harus mengorbankan fasilitas lain hanya karena luas tanah terbatas. Lapangan basket, lapangan sepak bola mini, ruang belajar, perpustakaan, dan fasilitas pendukung lainnya tetap dapat disediakan.

Pramono mengatakan ada sekolah yang dibangun hingga lima atau enam lantai.

baca juga

"Ketika diusulkan diintegrasikan, ada yang 6 tingkat, ada yang 5 tingkat, saya menyetujui itu karena pasti lebih efektif dan efisien," imbuhnya.

Dari 19 Sekolah, 16 Sudah Selesai

Pada tahun anggaran 2025, Pemprov DKI menargetkan renovasi dan revitalisasi terhadap 19 gedung sekolah di lima wilayah administrasi Jakarta. Nilai anggarannya mencapai Rp876,7 miliar.

Hingga Oktober 2026, sebanyak 16 gedung telah selesai 100 persen. Sementara tiga gedung lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Gubernur Pramono mengatakan renovasi tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK.

baca juga

"Alhamdulillah, dari 19 gedung sekolah yang kami targetkan untuk direnovasi pada tahun anggaran 2025, sebanyak 16 gedung telah selesai 100 persen. Sementara itu, tiga gedung lainnya masih dalam proses perampungan," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/10).

Daftar sekolah yang masuk program ini tersebar di berbagai wilayah.

Di Jakarta Barat terdapat SDN Tegal Alur 02/04, SMAN 33 Jakarta, SDN Jati Pulo 07, SMPN 130 Jakarta, SDN Kota Bambu 01/02, dan TKN Meruya Selatan.

Di Jakarta Timur, program mencakup SDN Pondok Bambu 01, SDN Cakung Timur 02, SMPN 91, serta SDN Pekayon 05/12.

baca juga

Sementara Jakarta Selatan mencakup SDN Cilandak Barat 08, SDN Cipulir 11, SDN Gandaria Selatan 03, SDN Lebak Bulus 04, SDN Tebet Timur 07, dan SMPN 15 Jakarta.

Ada pula pembangunan USB SMPN 299 serta alih fungsi SDN Jati Pulo 08 Pagi menjadi Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 298.

USB atau Unit Sekolah Baru merupakan sekolah yang dibangun atau disiapkan sebagai satuan pendidikan baru untuk menambah kapasitas layanan pendidikan di suatu wilayah.

Jakarta Utara mendapat bagian melalui revitalisasi SMKN 55 Jakarta. Sementara di Jakarta Pusat terdapat SDN Petojo Utara 01.

baca juga

Pengalaman Baru Bersekolah

Perubahan bangunan tentu tidak berhenti pada tampilan fisik.

Di SDN Pekayon 05, misalnya, siswa kini belajar di gedung yang dilengkapi sejumlah fasilitas yang sebelumnya tidak tersedia dalam bangunan lama. Ada lift, perpustakaan, kantin, lapangan olahraga, dan ruang pembelajaran yang lebih representatif.

Sejumlah ruang kelas juga dilengkapi layar besar untuk mendukung pembelajaran digital.

Ruang yang lebih tertata dan fasilitas yang lebih lengkap ikut mengubah pengalaman mereka ketika berada di sekolah.

baca juga

Hal serupa menjadi alasan Pemprov DKI menempatkan kualitas infrastruktur sebagai bagian dari peningkatan layanan pendidikan.

Pramono mengatakan tujuan akhirnya adalah memastikan peserta didik memiliki lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

"Tujuannya satu, memastikan setiap anak memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern, sehingga mereka bisa fokus mengukir prestasi terbaik," katanya.

Β 

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.