10 pemain tahan malaysia 60 menit coach rd dan kevin diks bongkar perjuangan timnas - News | Good News From Indonesia 2026

10 Pemain Tahan Malaysia 60 Menit! Coach RD & Kevin Diks Bongkar Perjuangan Timnas

10 Pemain Tahan Malaysia 60 Menit! Coach RD & Kevin Diks Bongkar Perjuangan Timnas
images info

Kevin Diks/PSSI


Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, angkat bicara setelah Skuad Garuda bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026).

Diks menyoroti perjuangan rekan-rekannya yang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah Indonesia kehilangan satu pemain akibat kartu merah.

Dalam kondisi tersebut, Indonesia dipaksa mengubah permainan. Jika sebelumnya Skuad Garuda berusaha mengambil inisiatif serangan, setelah kartu merah fokus utama bergeser untuk menjaga keseimbangan dan mengamankan pertahanan.

Malaysia kemudian mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tekanan terus diberikan, termasuk melalui pemain cepat seperti Arif Aiman yang berusaha mencari celah di pertahanan Indonesia.

baca juga

Namun, Skuad Garuda mampu bertahan hingga pertandingan berakhir tanpa kebobolan.

Diks menilai perjuangan tersebut layak mendapatkan apresiasi. Menurutnya, bermain dengan 10 pemain selama sekitar 60 menit menghadapi lawan yang memiliki keunggulan jumlah pemain bukanlah situasi mudah.

Ia juga meminta Thom Haye tidak menjadi sasaran utama kritik atas kartu merah tersebut.

“Ketika harus bermain dengan 10 orang, hal seperti itu bisa terjadi. Thom tidak melakukannya dengan sengaja. Itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk saya. Dengan VAR, semuanya terjadi begitu cepat,” kata Diks.

baca juga

Bagi sang kapten, perjuangan rekan-rekannya justru menjadi salah satu hal positif dari pertandingan tersebut.

“Saya bangga kepada para pemain yang berjuang dengan 10 orang. Saya tidak tahu berapa lama kami bermain seperti itu—mungkin sekitar 60 menit. Berjuang dengan 10 orang sangat sulit, tetapi kami tetap bangga kepada para pemain,” ucapnya.

Coach RD Jelaskan Mengapa Indonesia Harus Bertahan

Pandangan Diks tersebut sejalan dengan penilaian mantan pelatih Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan.

baca juga

Coach RD menilai perubahan permainan Indonesia setelah kartu merah merupakan konsekuensi yang wajar. Menurutnya, strategi harus menyesuaikan situasi pertandingan, terlebih ketika sebuah tim harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

“Overall permainan Timnas bagus, sejak awal mengambil inisiatif serangan hingga terjadi kartu merah. Dalam kondisi tertinggal jumlah pemain, strategi pelatih berkapasitas dunia pun pasti akan berubah,” kata Coach RD saat dihubungi Selasa (29/9).

Menurut Rahmad, keputusan bermain lebih dalam atau menggunakan low block merupakan solusi untuk meredam ancaman Malaysia.

“Apalagi dengan 10 pemain, tidak salah jika bermain dengan low block untuk meredam kecepatan pemain Malaysia,” ujarnya.

baca juga

Strategi tersebut terlihat setelah kartu merah. Indonesia mempersempit ruang di area pertahanan, menjaga jarak antarpemain, dan lebih berhati-hati ketika melakukan transisi.

Malaysia memang mendapatkan keuntungan dari jumlah pemain. Namun, tekanan tersebut tidak mampu menghasilkan gol.

Indonesia akhirnya berhasil mempertahankan skor 0-0 sampai peluit panjang.

Jalannya pertandingan menunjukkan bahwa Skuad Garuda mampu beradaptasi dengan situasi sulit. Setelah kehilangan satu pemain, para pemain tidak memaksakan diri untuk terus bermain terbuka, tetapi lebih mengutamakan organisasi pertahanan dan menjaga skor.

baca juga

Fokus ke pertandingan melawan Bangladesh

Kini, pekerjaan rumah Indonesia adalah memperbaiki efektivitas serangan pada laga berikutnya. Perjuangan bertahan sudah ditunjukkan saat menghadapi Malaysia, tetapi menghadapi Bangladesh, Skuad Garuda membutuhkan keseimbangan antara disiplin bertahan dan kemampuan menciptakan peluang.

Diks pun memberikan target sederhana untuk pertandingan berikutnya.

“Cetak gol sebanyak-banyaknya. Itu saja,” ujar Diks.

Dengan demikian, hasil melawan Malaysia dapat menjadi bahan evaluasi penting. Indonesia sudah menunjukkan daya juang ketika berada dalam kondisi sulit. Tantangan selanjutnya adalah membawa semangat tersebut ke laga berikutnya dan mengubahnya menjadi permainan yang lebih efektif serta gol.

baca juga

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.