Berkunjung ke Surabaya tak hanya soal kuliner dan wisata kota. Jembatan Kenjeran bisa menjadi pilihan Kawan GNFI yang ingin menikmati suasana pesisir sekaligus melihat pemandangan laut dari atas jembatan.
Kawan GNFI bisa berjalan-jalan di sekitar jembatan sambil menikmati pemandangan dan mengabadikan momen.
Deretan bunga yang menghiasi jembatan juga menjadi salah satu bagian yang menarik untuk dijadikan latar foto.
Di kawasan ini, Kawan GNFI juga dapat melihat Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura. Pemandangan tersebut menjadi salah satu daya tarik yang bisa dinikmati ketika berada di Jembatan Kenjeran.
Waktu sore hari menjadi salah satu pilihan bagi Kawan GNFI yang ingin melihat suasana menjelang matahari terbenam.
Mengenal Sejarah Jembatan Kenjeran

Jembatan Kenjeran Surabaya /dok. Pribadi Rahajeng Novi
Pemerintah Kota Surabaya mulai membangun Jembatan Kenjeran pada 2015 sebagai bagian dari penataan dan pengembangan kawasan pesisir Kenjeran.
Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 700 meter dengan lebar 18 meter dan pembangunannya menggunakan anggaran APBD sekitar Rp200 miliar.
Jembatan Kenjeran kemudian resmi dibuka pada 9 Juli 2016 dan dikenal dengan nama Jembatan Suroboyo.
Sejak awal pembangunannya, jembatan ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung akses di kawasan Kenjeran, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan wisata pesisir Surabaya.
Lokasi dan Akses Masuk Jembatan Kenjeran
Jembatan Kenjeran atau Jembatan Suroboyo yang berada di Jalan Raya Pantai Lama, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, dapat dijangkau menggunakan kendaraan pribadi dari berbagai wilayah di Surabaya.
Pengunjung yang membawa sepeda motor dikenakan tarif parkir Rp5.000, sedangkan mobil Rp10.000. Sementara itu, akses masuk ke area jembatan tidak dipungut biaya.
Kawan GNFI juga tak perlu khawatir jika merasa lapar atau haus. Di sekitar jembatan terdapat sejumlah pedagang yang menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman untuk dinikmati sambil menikmati suasana kawasan.
Spot Foto Viral dengan Latar Jembatan Suramadu

Spot foto viral /dok. pribadi Rahajeng Novi
Jembatan Kenjeran juga punya spot foto yang belakangan ramai di kenal pengunjung. Salah satunya berada area yang dihiasi deretan bunga dengan Jembatan Suramadu sebagai latar belakang.
Kawan GNFI bisa berfoto di antara bunga sambil mengabadikan pemandangan Jembatan Suramadu dari kejauhan.
Spot ini semakin menarik saat sore hari, ketika langit mulai berubah warna dan suasana di sekitar jembatan terasa lebih teduh.
Bagi yang suka berburu foto saat jalan-jalan, area ini bisa masuk dalam daftar spot yang sayang dilewatkan ketika berkunjung ke Jembatan Kenjeran.
Waktu yang Cocok untuk Menikmati Sunset
Bagi Kawan GNFI yang ingin menikmati sunset, waktu sore bisa jadi pilihan. Datang sekitar pukul 16.00β16.30 WIB memberi kesempatan untuk berjalan-jalan dan berfoto terlebih dahulu sebelum matahari mulai terbenam.
Dari kawasan jembatan, Kawan GNFI dapat melihat pemandangan laut dan Jembatan Suramadu sambil menikmati suasana sore.
Saat akhir pekan, kawasan ini biasanya mulai ramai menjelang sore karena banyak warga yang datang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.
Ada Pertunjukan Air Mancur

Pertunjukan Air Mancur Laser / dok. Pemerintah Kota Surabaya
Selain pemandangan laut, Jembatan Suroboyo juga punya pertunjukan air mancur yang menjadi salah satu daya tarik kawasan Kenjeran.
Atraksi ini dilengkapi dengan permainan laser dan video mapping yang membuat suasana di sekitar jembatan semakin menarik, terutama saat malam hari.
Pertunjukan tersebut bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati Jembatan Kenjeran setelah matahari terbenam.
Cocok sebagai Tempat Olahraga

Pemandangan Jembatan Kenjeran /dok. Pribadi Rahajeng Novi
Selain menjadi tempat wisata, kawasan Jembatan Kenjeran juga sering dimanfaatkan pengunjung untuk berolahraga.
Aktivitas seperti jalan kaki dan jogging cukup banyak dilakukan di kawasan ini, terutama pada pagi dan sore hari.
Sambil berolahraga, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut dan suasana pesisir di sekitar jembatan.
Waktu pagi dan sore juga membuat aktivitas olahraga terasa lebih nyaman karena cuaca tidak terlalu terik.


