cahaya di ufuk barat kisah perburuan hilal awal ramadhan dari masa ke masa EuuHby - News | Good News From Indonesia 2026

Cahaya di Ufuk Barat: Kisah Perburuan Hilal Awal Ramadhan dari Masa ke Masa

Cahaya di Ufuk Barat: Kisah Perburuan Hilal Awal Ramadhan dari Masa ke Masa
images info

Ternyata, tiada perburuan yang lebih setia diulang setiap tahun, selama lebih dari empat belas abad, selain perburuan hilal di ufuk barat saat matahari terbenam di penghujung bulan Sya‘ban. Menariknya, perburuan itu tidak memerlukan senjata atau jebakan. Namun, yang diperlukan hanya sepasang mata yang awas, hati yang khusyuk, dan keyakinan bahwa di balik lengkung cahaya setipis benang itu tersimpan kepastian waktu ibadah. Ya, kepastian ibadah bagi (kini) lebih dari satu miliar manusia di seluruh dunia.

Perburuan yang satu ini dimulai bukan dengan langkah kaki. Namun, dengan pandangan yang diarahkan ke langit. Di pantai-pantai, di bukit-bukit, di menara-menara tertinggi, dan kini di observatorium-observatorium modern, para pemburu hilal duduk menanti. Mereka menanti datangnya bulan sabit muda yang akan mengumumkan, “Marhaban yâ Ramadhân!”

Ini adalah narasi tentang perburuan itu. Sebuah narasi lintas zaman yang mengikuti jejak bulan sabit bulan dari gurun pasir Jazirah Arab abad ke-7 hingga ke layar-layar komputer dan teleskop digital abad ke-21. Sebuah investigasi tentang bagaimana manusia tidak pernah berhenti menatap langit, mencari jawaban atas pertanyaan paling mendasar: kapan kami harus berpuasa dan kapan kami boleh berhari raya?

Mari kita mulai perjalanan ini. Bukan dengan peta. Namun, dengan hadis. Bukan dengan kompas. Namun, dengan niat.

Ketika Hilal Dilihat dengan Mata Telanjang

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.