BANDA ACEH | SAGOE TV – Pemulihan akses antar wilayah di Aceh pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 terus menunjukkan perkembangan positif. Dua jembatan vital penghubung menuju Aceh Tengah, yakni Jembatan Bailey Krueng Beutong di Kabupaten Nagan Raya dan Jembatan Bailey Umah Besi di Kabupaten Bener Meriah, telah rampung dibangun pada Jumat (9/1/2026).
Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan rampungnya kedua jembatan tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya dalam membuka kembali konektivitas antar wilayah.
“Konektivitas yang kembali terbuka sangat membantu mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik,” ujar Murthalamuddin.
Di Kabupaten Nagan Raya, Jembatan Bailey Krueng Beutong sepanjang 30 meter dengan kapasitas beban hingga 20 ton telah terpasang menggantikan jembatan utama pada jalur Nagan Raya-Aceh Tengah yang rusak akibat banjir bandang. Jembatan tersebut telah diresmikan dan saat ini masih menjalani tahap pemasangan aksesoris serta uji beban sebelum dibuka secara bertahap untuk kendaraan umum.
Sementara itu, Jembatan Bailey Umah Besi di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, mulai difungsikan pada hari yang sama. Jembatan ini kembali menghubungkan jalur Bireuen–Bener Meriah menuju Aceh Tengah yang sebelumnya terputus akibat bencana.
Baca Selengkapnya

