hormuz selat yang bernyanyi dengan suara peluru T1aGUU - News | Good News From Indonesia 2026

Hormuz, Selat yang Bernyanyi dengan Suara Peluru

Hormuz, Selat yang Bernyanyi dengan Suara Peluru
images info

Konsep Syahadah ala Iran di Mata Malcolm H. Kerr: Sebuah Novel

HARI ITU, sebuah kapal induk Amerika Serikat (AS) sedang bergerak di Selat Hormuz. Namun di hadapan Selat Hormuz yang liar, kapal induk itu terasa bak mainan yang rapuh. Di anjungannya, saat itu, Kapten James Thorne sedang menatap layar radar yang dipenuhi titik-titik merah: kapal-kapal cepat Iran yang berkelebat bak nyamuk besi di gelapnya malam.

Namun, yang membuat James Thorne gemetar bukanlah titik-titik itu. Namun, buku tua di tangan kirinya, โ€œIslamic Reform and Political Visionโ€ oleh Malcolm H. Kerr*: seorang ilmuwan brilian mantan Rektor American University in Beirut. Seorang perwira intelijen membawakan buku itu pagi hari itu dengan catatan, โ€œTolong baca Bab 5. Mereka tidak berperang seperti kita.โ€

Sementara itu, di seberang Selat Hormuz, saat itu Letnan Kolonel Reza Yazdani, dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, sedang berdiri di dek kapal cepat kelas Zolfaghar. Angin laut menampar wajahnya yang keras. Di lehernya, tergantung kalung kecil berisi tanah dari Karbala. Malam itu, misinya sederhana: mengganggu kapal induk AS itu. Tidak menyerang. Tidak menghancurkan. Hanya mengingatkan. Ini seperti yang selalu dikatakan komandannya, โ€œKita bukan tentara biasa. Kita adalah penjaga narasi.โ€

Letkol Reza Yazdani bukanlah perwira muda yang fanatik buta. Ia lulusan terbaik Teknik Kelautan Sharif University, Tehran. Namun, tesis masternyalah yang mengubahnya, โ€œAnalisis Strategi Asimetris Angkatan Laut Iran dalam Kerangka Konsep Syahรขdah Menurut Malcolm H. Kerr.โ€ Dosennya terkesan dan terkejut. โ€œReza, kau menggunakan ilmuwan kondang AS itu untuk memahami diri kita sendiri?โ€ tanya dosennya. โ€œIa memahami kita lebih baik daripada kita memahami diri sendiri,โ€ jawab Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.