menjaga kaba lewat nada rabab sebagai warisan hidup minangkabau EBgBYJ - News | Good News From Indonesia 2026

Menjaga Kaba Lewat Nada: Rabab sebagai Warisan Hidup Minangkabau

Menjaga Kaba Lewat Nada: Rabab sebagai Warisan Hidup Minangkabau
images info


Pasbana - Di tengah derasnya arus musik modern, Minangkabau masih menyimpan satu suara lama yang tak lekang oleh waktu: rabab. Bukan sekadar alat musik gesek tradisional, rabab adalah medium bercerita, ruang refleksi, sekaligus saksi perjalanan budaya masyarakat Sumatera Barat sejak ratusan tahun lalu.


Sekilas, bentuk rabab menyerupai biola. Namun keunikannya justru terletak pada bahan pembuatannya. Badan instrumen ini berasal dari tempurung kelapa yang dilapisi kulit tipis sebagai resonator suara, sementara tangkainya dibuat dari kayu atau bambu. Senar yang digesek menghasilkan bunyi sendu dan melankolis—sebuah karakter musikal yang menjadi ciri khas musik Minangkabau.


Lebih dari sekadar alat musik, rabab berfungsi sebagai pengiring kaba, tradisi tutur Minangkabau yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi. Melalui dendang rabab, kisah legendaris seperti Malin Kundang atau Cindua Mato dihidupkan kembali dalam pertunjukan yang bisa berlangsung semalam suntuk. Di sinilah seni musik, sastra lisan, dan teater tradisional bertemu dalam satu panggung sederhana.


🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.