Pasbana - Dari kejauhan, bangunan itu tampak berbeda. Atapnya menjulang ke langit, melengkung anggun menyerupai tanduk kerbau. Di bawah sinar matahari, siluetnya begitu khas hingga siapa pun yang melihat langsung tahu: itulah Rumah Gadang, kebanggaan masyarakat Minangkabau.
Namun Rumah Gadang sesungguhnya bukan sekadar bangunan. Ia adalah cerita yang dipahat dalam kayu, diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Di masa lalu, ketika teknologi bangunan belum secanggih sekarang, para leluhur Minangkabau telah merancang rumah yang mampu bertahan menghadapi alam. Rumah itu dibangun di atas tiang-tiang penyangga yang kokoh, mengangkat lantainya jauh dari tanah. Bukan tanpa alasan. Selain melindungi penghuni dari banjir dan binatang liar, desain tersebut membuat udara dapat mengalir bebas sehingga rumah tetap sejuk meski cuaca sedang terik.


