200 huntara dibangun untuk warga terdampak bencana di tapanuli selatan - News | Good News From Indonesia 2026

200 Huntara Dibangun untuk Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan

200 Huntara Dibangun untuk Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
images info

Dok. Nindya Karya


Proses pembangunan 200 unit hunian sementara (Huntara) di Kabupaten Tapanuli Selatan sedang berjalan untuk memfasilitasi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Proyek ini menggunakan sistem modular dengan material baja ringan yang bertujuan agar pengerjaan fisik selesai lebih cepat. Langkah ini diambil sebagai solusi penyediaan tempat tinggal aman sebelum tahap pembangunan hunian tetap dimulai.

Kawasan Huntara ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar harian warga. Selain bangunan utama, tersedia 40 unit toilet, 4 unit dapur umum, dan 4 unit musala yang tersebar di area pemukiman tersebut. Penggunaan teknologi modular memastikan struktur bangunan tetap kokoh meski waktu konstruksinya relatif singkat sehingga warga dapat segera pindah dari lokasi pengungsian darurat.

"Hadirnya hunian sementara ini merupakan upaya kami dalam mendukung masa transisi masyarakat yang terdampak bencana dari fase tanggap darurat menuju tahap pemulihan. Pembangunan huntara menggunakan sistem modular dengan struktur baja ringan yang telah teruji kualitasnya, sehingga proses konstruksi dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengurangi kenyamanan dan mutu bangunan bagi masyarakat," kata Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah.

Saat ini pengerjaan difokuskan pada penyelesaian infrastruktur pendukung agar distribusi air dan akses jalan di lingkungan tersebut berfungsi optimal. Keberadaan unit-unit ini diharapkan mampu memulihkan aktivitas harian warga di lingkungan yang lebih terkontrol dan higienis. Pemerintah daerah bersama pihak pengembang terus memantau kualitas bangunan untuk memastikan standar kelayakan hunian bagi seluruh penerima manfaat.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.