Pemerintah resmi mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) reguler periode April 2026 untuk program PKH, BPNT, hingga bantuan pendidikan PIP.
Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi sekaligus memastikan kehadiran negara bagi kelompok rentan yang terdaftar dalam basis data nasional.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa sinkronisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terus dipercepat guna menjamin distribusi bantuan lebih akurat dan minim kesalahan sasaran.
Masyarakat diimbau melakukan pengecekan secara mandiri melalui laman resmi guna menghindari hoaks atau penipuan yang kerap muncul saat masa pencairan bantuan berlangsung.
Untuk penerima PKH dan BPNT, data dapat diakses melalui situs cekbansos.kemensos.go.id, sementara bantuan pendidikan PIP bisa dipantau melalui laman pip.kemdikbud.go.id menggunakan NISN dan NIK.
Penyaluran dilakukan secara bertahap sepanjang bulan April sehingga masyarakat disarankan rutin memantau status pencairan di aplikasi atau situs terkait.
Pada tahun 2026 ini, pemerintah memberlakukan penyesuaian skema desil di mana program bantuan diprioritaskan bagi keluarga yang masuk dalam kelompok desil 1 sampai 4.
Bagi warga yang merasa memenuhi kriteria namun belum terdata, disarankan segera melakukan pembaruan data melalui kelurahan atau dinas sosial setempat agar masuk dalam verifikasi DTSEN.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


