PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh sepanjang kuartal pertama tahun 2026.
Sebanyak 129.105 penumpang asing memanfaatkan moda transportasi rel untuk menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia, sebuah capaian yang menjadi angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Pergerakan wisman terpantau terkonsentrasi di sejumlah stasiun besar yang menjadi pintu masuk utama menuju destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa.
“Angkanya tumbuh pelan tapi pasti. Dari 26.225 pada 2022 hingga akhirnya menyentuh 129.105 pada tahun ini,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Minggu (19/4).
Stasiun Gambir di Jakarta mencatat keberangkatan tertinggi dengan 20.881 wisman, disusul oleh Stasiun Yogyakarta dengan 17.912 penumpang, dan Stasiun Bandung sebanyak 11.371 orang.
Kota-kota tujuan utama seperti Surabaya, Semarang, Malang, hingga Solo juga mencatatkan volume penumpang asing yang solid, menunjukkan distribusi wisata yang semakin merata.
Menurut KAI, pemanfaatan rangkaian kereta generasi terbaru dengan fasilitas modern turut memperkuat posisi kereta api sebagai pilihan utama di tengah mahalnya harga tiket pesawat domestik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


