Pemerintah Kota Pekanbaru tengah mematangkan rencana pembangunan jalan lingkar (outer ring road) yang terintegrasi langsung dengan ruas Tol Pekanbaru-Dumai.
Proyek infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama menghubungkan kawasan Rumbai di bagian barat dengan Tenayan Raya di bagian timur kota.
Jaringan jalan baru ini akan dikembangkan sebagai jalur lurus dari akses Jalan 70 di Kelurahan Muara Fajar Timur menuju pusat pemerintahan di Tenayan Raya.
Dalam rencana tersebut, Jembatan Siak V akan dibangun sebagai penghubung utama guna memastikan arus mobilitas kendaraan dari jalur tol dan jalan lingkar berjalan selaras.
Implementasi proyek ini diharapkan mampu membuka aksesibilitas kawasan yang selama ini belum terjangkau secara optimal serta mendukung pertumbuhan ekonomi di koridor timur Pekanbaru.
Saat ini, prosesnya berada pada tahap persiapan teknis, khususnya pendataan pemilik lahan yang akan terdampak oleh jalan tersebut.
Proses inventarisasi lahan ini melintasi beberapa wilayah penting, termasuk Kelurahan Sungai Ambang dan Kelurahan Tebing Tinggi Okura di Kecamatan Rumbai Timur.
Pendataan yang akurat menjadi bagian krusial sebelum pemerintah melangkah ke tahap pelaksanaan pembebasan lahan guna menghindari hambatan administratif di masa mendatang.
Tim satuan tugas di lapangan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi proyek agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Keberadaan jalan lingkar luar ini juga disiapkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan lalu lintas di pusat kota dengan mengalihkan arus kendaraan berat ke jalur lingkar.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


