Data Kementerian Perhubungan menunjukkan jumlah penumpang transportasi umum pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 15,99 juta orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,04 persen dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 14,94 juta orang. Sektor kereta api menjadi moda dengan volume penumpang tertinggi yakni mencapai 5,8 juta orang sehingga menjadikan Yogyakarta sebagai kota tujuan utama perjalanan.
Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia Aditya Dwi Laksana menjelaskan bahwa kebijakan tarif menjadi salah satu faktor masyarakat dalam memilih moda transportasi.
“Tampaknya diskon tarif KA komersial hingga 20 persen cukup mendorong masyarakat bermobilitas melakukan perjalanan di masa Nataru,” ujarnya.
Data peningkatan mobilitas ini juga berkaitan dengan kondisi finansial rumah tangga untuk melakukan perjalanan wisata. Selain kereta api jarak jauh, penggunaan transportasi lokal seperti KRL Commuter Line turut berkontribusi pada total akumulasi data penumpang nasional.
“Ada kemungkinan setelah penurunan pergerakan di masa angkutan Lebaran 2025 kemarin masyarakat telah memiliki kemampuan finansial lebih untuk melakukan perjalanan wisata di masa Nataru ini,” tambah Aditya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


