PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperbarui aplikasi Travoy guna mendukung kelancaran perjalanan menjelang bulan Ramadan dan Lebaran 2026. Versi terbaru aplikasi ini memberikan akses ke lebih dari 3.500 kamera CCTV di seluruh ruas tol yang dikelola perusahaan. Penambahan fitur ini ditujukan agar pengendara dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung untuk menentukan rute perjalanan.
Selain akses visual, Travoy dilengkapi fitur manajemen rest area yang menampilkan kapasitas parkir serta ketersediaan fasilitas secara digital. Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu melalui penyediaan informasi yang akurat bagi pengguna. Jumlah pengguna aplikasi tercatat meningkat dari 800.000 menjadi 1,2 juta orang pada awal tahun ini.
"Travoy ini kami remajakan, artinya dengan logo yang baru, dengan fitur yang sangat lengkap. Kita harapkan masyarakat bisa menggunakan aplikasi Travoy ini yang diterapkan di seluruh ruas, dan perkembangan teknologi ini terus kita lakukan," ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono.
Jasa Marga juga sedang mematangkan fitur Travoy Go untuk transaksi tol nirsentuh berbasis RFID. Dalam pengembangannya, perusahaan bekerja sama dengan Bank Mandiri, BRI, dan BCA sebagai penyedia sumber dana. Sistem ini akan menyimpan seluruh rekaman transaksi secara digital sehingga pengguna tidak lagi memerlukan resi fisik saat melakukan perjalanan di jalan tol.
Aplikasi ini juga menyediakan informasi lokasi SPKLU untuk kendaraan listrik serta titik rawan kecelakaan dan layanan derek. Pembaruan fitur asisten virtual dan informasi SPBU ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi waktu tempuh pengendara
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


