Proyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan resmi beroperasi sebagai pilar penguatan kemandirian energi nasional.
Kehadiran kilang raksasa ini bertujuan untuk memodernisasi infrastruktur eksisting guna meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah di dalam negeri. Melalui fasilitas tersebut, Indonesia berupaya mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam seperti minyak, gas, hingga potensi energi terbarukan lainnya untuk memenuhi kebutuhan domestik secara mandiri.
Investasi besar senilai Rp123 triliun yang dikelola oleh PT Kilang Pertamina Internasional diharapkan mampu mempercepat pencapaian swasembada energi dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Transformasi ini mencakup pengembangan sistem penerimaan minyak mentah yang lebih efisien serta pengolahan produk bernilai tambah tinggi, termasuk mendukung hilirisasi industri petrokimia. Selain menghasilkan BBM yang lebih ramah lingkungan, proyek ini menjadi bagian dari strategi elektrifikasi nasional yang memanfaatkan tenaga air dan panel surya.
"Energi juga bisa menghasilkan sendiri dan alhamdulillah, bangsa Indonesia diberi karunia luar biasa, sumber energi besar. Tidak perlu impor dari luar, dalam 5 tahun bisa capai ini," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


