Indonesia menutup tahun 2025 dengan total realisasi investasi sebesar Rp1.931,2 triliun sehingga melampaui target nasional sebesar 101,3 persen.
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi kontributor utama dengan nilai Rp1.030,3 triliun atau mencakup 53,4 persen dari total modal yang masuk. Capaian ini memberikan dampak langsung pada sektor ketenagakerjaan melalui penyerapan lebih dari 2,7 juta tenaga kerja baru di berbagai sektor industri.
Distribusi modal tahun ini menunjukkan tren pemerataan yang konsisten dengan porsi investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp991,2 triliun, sedikit lebih tinggi dibandingkan di Pulau Jawa.
Dari sisi investasi asing, Singapura tetap menjadi mitra terbesar dengan nilai suntikan modal mencapai US$17,4 miliar, diikuti oleh Hong Kong dan China. Lonjakan investasi yang signifikan pada kuartal IV turut memperkuat stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional di penghujung tahun.
"Alhamdulillah saya sampaikan bahwa target realisasi investasi 2025 sebesar Rp 1.905,6 triliun tercapai dan bahkan melebihi sedikit dari target yang dicanangkan. Sepanjang 2025 ini dari Januari sampai Desember total realisasi investasi sudah mencapai Rp 1.931,2 triliun," ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


