setelah 9 tahun target lifting minyak indonesia akhirnya tercapai - News | Good News From Indonesia 2026

Setelah 9 Tahun, Target Lifting Minyak Indonesia Akhirnya Tercapai

Setelah 9 Tahun, Target Lifting Minyak Indonesia Akhirnya Tercapai
images info

Setelah 9 Tahun, Target Lifting Minyak Indonesia Akhirnya Tercapai


Rata-rata lifting minyak bumi, termasuk Natural Gas Liquid (NGL), menembus target APBN dengan angka 605,3 ribu barel per hari (MBOPD). Realisasi ini setara dengan 100,05 persen dari target yang ditetapkan pemerintah. Capaian tersebut sekaligus menandai pertama kalinya produksi migas nasional mengalami tren kenaikan dalam sembilan tahun terakhir.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa angka tersebut mencakup produksi NGL serta kondensat dari PT Donggi Senoro LNG. Keberhasilan ini menjadi titik balik penting setelah produksi minyak terus mengalami penurunan hingga menyentuh angka 580 ribu barel pada 2024 lalu.

"Alhamdulillah, target kita hari ini itu mencapai 605,3 ribu barel atau sama dengan 100,05 persen. Jadi target lifting kita mencapai target, bahkan melampaui sekalipun ini sedikit," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2025).

Pencapaian target lifting minyak pada APBN terakhir kali terjadi pada tahun 2016 dengan angka 829 ribu barel per hari. Momentum kebangkitan produksi ini diharapkan terus berlanjut seiring dengan target jangka panjang pemerintah untuk mencapai produksi 1 juta barel per hari pada tahun 2030 mendatang.

"Pertama itu kenaikan lifting kita itu di 2008, itu karena ada (Lapangan) Banyu Urip. Kemudian 2015-2016, setelah itu tidak pernah lagi lifting kita mencapai target APBN. Alhamdulillah, kali ini kita tercapai," lanjut Bahlil mengenai signifikansi capaian tersebut.

Kementerian ESDM kini tengah menyiapkan langkah akselerasi dengan mempercepat proses perizinan bagi para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Langkah ini diambil untuk memastikan peningkatan lifting migas dapat terjadi secara gradual dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.