PT MRT Jakarta mengonfirmasi rencana pelaksanaan uji coba operasional jalur kereta bawah tanah rute Stasiun Bundaran HI menuju Stasiun Monas pada Juni 2027. Agenda pengujian koridor baru tersebut sengaja dijadwalkan bertepatan dengan momentum perayaan hari jadi ke-500 Kota Jakarta.
Ekspansi jalur transportasi massal ini merupakan bagian dari pengerjaan proyek MRT fase 2A yang dirancang memanjang hingga kawasan Kota Tua pada akhir 2029. Proses pengerjaan di lapangan kini difokuskan pada penyelesaian struktur interior Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas, penyambungan rel, instalasi kelistrikan, serta sinkronisasi sistem persinyalan.
"Rencana uji coba Juni tahun depan. Persis peringatan lima abad Jakarta. Dari uji coba itu, nanti bisa digunakan untuk publik kurang lebih di akhir tahun depan ya," jelas Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat.
Terkait ketersediaan armada, pihak manajemen memastikan belum ada rencana mendatangkan rangkaian kereta baru dalam waktu dekat karena unit tambahan masih dalam tahap produksi. Guna mengantisipasi lonjakan volume penumpang tanpa penambahan gerbong, diterapkan pengaturan jarak kedatangan antar-kereta atau headway di angka lima menit pada jam sibuk dan 10 menit pada jam longgar.
Penyelesaian megaproyek fase 2A ini nantinya akan menambah tujuh stasiun bawah tanah baru, yang mentransformasikan total daya jangkau operasional MRT dari koridor Lebak Bulus hingga kawasan utara Jakarta menjadi 20 titik pemberhentian.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


