Di tengah gempuran tren gaya hidup serba cepat dan konsumsi makanan instan, isu kekurangan gizi masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Data menunjukkan bahwa stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, masih dialami jutaan anak di berbagai daerah. Namun, dari pesisir Gorontalo, muncul secercah harapan melalui tangan kreatif seorang pemuda bernama Yowan Moha, yang berhasil menghadirkan inovasi unik bernama Biskuit Nike.

Bukan sekadar camilan biasa, Biskuit Nike merupakan hasil olahan dari ikan endemik Gorontalo, Awaous Melanocephalus, atau yang lebih dikenal dengan sebutan ikan Nike. Ikan mungil ini kaya akan protein, kalsium, dan omega-3, menjadikannya bahan pangan potensial untuk menunjang tumbuh kembang anak. Yowan melihat peluang besar dalam potensi lokal ini, mengubah bahan alami menjadi produk bernilai ekonomi tinggi sekaligus solusi sosial.
Inovasi dari Perairan Gorontalo untuk Indonesia Sehat
Gagasan Yowan berawal dari keresahan terhadap tingginya angka stunting di wilayahnya. Ia melihat bahwa masyarakat pesisir Gorontalo memiliki sumber daya ikan melimpah, namun belum diolah secara optimal. Dari sanalah ide pembuatan Biskuit Nike (BisNike) muncul, sebuah inovasi pangan yang memadukan cita rasa lokal dengan nilai gizi tinggi.
Dengan tekstur renyah dan rasa gurih alami, BisNike dirancang agar disukai anak-anak maupun orang dewasa. Selain itu, pengolahannya dilakukan secara higienis dan modern, sehingga mampu menjaga kandungan nutrisi ikan Nike tanpa menghilangkan rasa khasnya.
Tak hanya sekadar produk, Yowan juga mengusung semangat “dari laut untuk tumbuh sehat”, mengedepankan keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Dalam proses produksinya, ia menggandeng nelayan lokal untuk memastikan rantai pasok tetap berkeadilan, sekaligus membuka peluang kerja baru di komunitasnya.
Dari Laboratorium ke Lapangan: Inovasi yang Berdampak Nyata
Sebagai mahasiswa yang aktif dalam riset dan pengabdian masyarakat, Yowan memulai pengembangan Biskuit Nike dari laboratorium kampus hingga akhirnya mampu menembus pasar lokal dan nasional. Inovasi ini juga melibatkan penelitian mendalam terkait kandungan protein ikan Nike dan potensi pengolahannya menjadi bahan pangan fungsional.
Hasilnya membuktikan bahwa biskuit berbasis ikan Nike memiliki kadar protein yang tinggi dan dapat menjadi alternatif camilan sehat untuk anak-anak, terutama di daerah dengan risiko stunting tinggi.
Dukungan masyarakat dan lembaga kampus pun mengalir deras. Biskuit Nike kemudian dikenal luas setelah berhasil menembus berbagai ajang nasional dan akhirnya membawa Yowan meraih Apresiasi SATU Indonesia Awards 2024 bidang Kewirausahaan. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas inovasinya dalam mengintegrasikan ilmu, sosial, dan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.
Menjaga Identitas Lokal Lewat Inovasi Global
Lebih dari sekadar produk pangan, Biskuit Nike juga menjadi simbol kebanggaan daerah. Gorontalo dikenal dengan keindahan lautnya dan kekayaan alamnya, dan kini Yowan berhasil menambah satu lagi ikon lokal yang bisa bersaing di kancah nasional.
Ia berharap ke depan, inovasi ini bisa berkembang menjadi industri berbasis masyarakat, di mana ibu-ibu pesisir dan nelayan turut berperan dalam rantai produksi. Dengan begitu, Biskuit Nike tak hanya mencegah stunting, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Bagi saya, setiap gigitan Biskuit Nike bukan sekadar rasa gurih dari laut Gorontalo, tetapi juga bentuk cinta untuk generasi sehat masa depan,” ujar Yowan dengan semangat.
Harapan dan Langkah Selanjutnya
Melalui dukungan berbagai pihak, Yowan berencana mengembangkan produk turunannya, seperti bubur instan dan camilan anak sekolah berbahan dasar ikan Nike, agar manfaat gizi tinggi dari ikan lokal ini dapat menjangkau lebih banyak kalangan.
Selain itu, ia juga aktif dalam edukasi gizi masyarakat, memperkenalkan pentingnya pangan lokal bergizi sebagai upaya pencegahan stunting jangka panjang.
Dengan semangat inovasi dan kepedulian sosial yang kuat, Yowan Moha membuktikan bahwa solusi besar bisa lahir dari laut yang tenang dan tangan-tangan muda yang peduli. Dari Gorontalo untuk Indonesia, Biskuit Nike adalah wujud nyata bahwa keberlanjutan dan kesehatan bisa berjalan seiring, lezat, bergizi, dan penuh makna.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


