kabupaten malang bersama psikolog amerika padukan bahasa inggris dan budaya nusantara - News | Good News From Indonesia 2026

Kab Malang dan Psikolog Amerika Padukan Bahasa Inggris dan Budaya Nusantara, Tren Liburan Sehat Mental

Kab Malang dan Psikolog Amerika Padukan Bahasa Inggris dan Budaya Nusantara, Tren Liburan Sehat Mental
images info

Kab Malang dan Psikolog Amerika Padukan Bahasa Inggris dan Budaya Nusantara, Tren Liburan Sehat Mental


Liburan sekolah sudah berlangsung sejak pertengahan Desember 2025 hingga Januari 2026. Momen ini sering kali dimanfaatkan untuk bertamasya bersama keluarga. Sayangnya yang sering dijumpai adalah banyak tempat wisata menjadi penuh dan wisatawan tidak bisa menikmati dengan baik. Ini rentan menyebabkan masalah mental seperti stress.

Kawan, liburan tidak harus selalu pergi ke tempat wisata. Ada banyak aktivitas positif yang siswa-siswi dapat lakukan, seperti inovasi berikut ini!

Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Huda bersama School Mental Health in Rural (SMAIL) bekerja sama dengan LP Ma’arif NU dan psikolog dari Amerika, Mr Breet. Tim gabungan ini mengadakan acara English Fun dan Mindfullness Gen Z pada siswa-siswi MI, MTs, dan SMK yang dibina YPI Nurul Huda Bantur. Dari berbagai jenjang, peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 35 siswa.

Kerja sama tersebut berawal pada tahun 2024, ketika YPI Nurul Huda menerima kunjungan LP Ma’arif NU dalam rangka program sekolah ramah anak. Acara ini turut menghadirkan psikolog asal Amerika untuk membahas isu bullying dan kekerasan terhadap anak.

Dari pertemuan tersebut, SMAIL dan YPI Nurul Huda kemudian mengembangkan kolaborasi dengan mengintegrasikan program sekolah ramah anak, promosi kesehatan mental, serta pembiasaan berbahasa Inggris.

baca juga

Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, yaitu 21—24 Desember 2025. Tujuannya untuk mengenalkan dan membiasakan para peserta agar dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan baik, terutama dengan native speaker.

Acara tersebut dikemas dalam percakapan sehari-hari, bercerita tentang budaya Amerika terutama tentang aktivitas sekolah di sana, menggunakan seragam, sistem informasi, penggunaan media sosial di kalangan pelajar Amerika, hingga isu-isu kesehatan mental yang marak.

Selain itu, Kawan, dalam acara tersebut, mereka juga melakukan unjuk diri dengan bernyanyi bahasa Inggris. Tidak hanya belajar bahasa asing, aktivitas itu juga dikemas melalui kelompok terapeutic dalam mencegah bullying dan risiko bunuh diri.

Tren dan isu tersebut diangkat karena sejalan dengan yang sering dilakukan oleh Mr. Breet di Amerika tentang bunuh diri remaja dan bullying yang berdampak pada masalah kesehatan dan produktivitas remaja.

Ini juga sejalan dengan program SMAIL tentang promosi kesehatan dan akses layanan kesehatan mental bagi anak-anak desa.

baca juga

Bersamaan dengan itu, SMAIL mempromosikan pencegahan bullying melalui budaya wayang lakon Bully dan Rundung.

Selain itu, SMAIL juga memperkenalkan intervensi psikologi kepada Mr. Breet dan Mr. Christian terkait intervensi gizi dan kesehatan mental melelui Rampatan Nusantara.

Rampatan Nusantara ini menggunakan pendekatan pangan lokal sebagai bentuk pemenuhan gizi spesifik untuk mencegah masalah gizi anak-anak di desa dan meningkatkan kesehatan mental.

“Saya berharap kegiatan bisa dilakukan kembali di liburan mendatang dan menghadirkan dari berbagai negara seperti Sudan, Malaysia, Korea, Jepang, hingga Arab Saudi. Karena dengan begitu. Kita bisa dengan mudah memahami aksen, logat, hingga budaya mereka dalam berkomunikasi,” sebut salah satu peserta.

Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik mengapresiasi kegiatan ini karena hal ini sejalan dengan program LP Ma’arif Kabupaten Malang terkait sekolah ramah anak dan penggunaan wayang untuk edukasi.

baca juga

Menurut para psikolog Amerika yang terlibat, perpaduan anatara pendekatan psikologi modern dan budaya lokal menciptakan pengalaman liburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna dan berdampak jangka panjang.

Dengan konsep ini, SMAIL dan LP Ma’arif Kabupaten Malang membuka peluang baru bagi masyarakat untuk menikmati liburan yang menyehatkan mental, memperkaya wawasan budaya, sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dalam satu pengalaman terpadu.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KH
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.