gusti hibatullah top 15 good creators academy yang menjadi ultracyclist termuda se asia - News | Good News From Indonesia 2026

Gusti Hibatullah, Top 15 Good Creators Academy yang Menjadi Ultracyclist Termuda se-Asia

Gusti Hibatullah, Top 15 Good Creators Academy yang Menjadi Ultracyclist Termuda se-Asia
images info

Gusti Hibatullah, Top 15 Good Creators Academy yang Menjadi Ultracyclist Termuda se-Asia


Muhammad Gusti Hibatullah merupakan pelajar berprestasi asal Pontianak, Kalimantan Barat, yang mencatatkan capaian cemerlang dalam pengembangan konten digital dan olahraga ultra-cycling.

Ia dikenal sebagai salah satu peserta terpilih dalam Good Creators Academy 2025 yang diselenggarakan oleh Good News From Indonesia (GNFI) bersama Unilever Indonesia. Di saat yang sama, Gusti juga mencatatkan namanya sebagai ultracyclist termuda se-Asia setelah menyelesaikan ajang Lintas Borneo dengan jarak tempuh 1.500 kilometer.

Gusti mengikuti Lintas Borneo saat berusia 15 tahun dan kini telah berusia 16 tahun. Di luar aktivitasnya sebagai atlet sepeda jarak jauh, ia tetap berstatus sebagai pelajar aktif. Kombinasi antara prestasi akademik, keterlibatan dalam program pengembangan kreator digital, dan pencapaian olahraga menunjukkan kapasitas Gusti sebagai generasi muda yang aktif, disiplin, dan konsisten dalam menjalani berbagai peran.

Top 15 Good Creators Academy 

Good Creators Academy merupakan program pengembangan intensif yang diluncurkan oleh GNFI bersama Unilever Indonesia sebagai upaya mendorong lahirnya generasi muda yang cakap digital dan bertanggung jawab. Program ini secara khusus ditujukan bagi pelajar SMA atau sederajat dari seluruh Indonesia. 

Tujuan utama Good Creators Academy adalah membentuk Good Creators, yaitu kreator konten yang mampu memproduksi dan menyebarluaskan narasi positif, inspiratif, serta konstruktif di ruang digital.

Good Creators Academy membekali peserta dengan berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan era digital. Materi pelatihan mencakup jurnalisme konstruktif, storytelling, produksi dan pengeditan video, public speaking, personal branding, serta etika bermedia digital. 

Seluruh materi dirancang untuk membantu peserta menghasilkan konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai informasi dan dampak sosial yang positif.

Adapun proses seleksi dilakukan secara terbuka yang diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Dari seluruh pendaftar, panitia kemudian menyeleksi 100 peserta terbaik untuk mengikuti tahap Online Bootcamp dan Mentoring. Pada tahap ini, peserta mendapatkan pelatihan virtual dari para praktisi dan ahli di bidang komunikasi, media, dan content creation.

Selama fase bootcamp online, performa peserta dinilai berdasarkan konsistensi, kualitas konten, serta pemahaman terhadap materi yang diberikan. Dari proses penilaian tersebut, terpilih 15 peserta dengan performa paling menonjol untuk melanjutkan ke tahap puncak, yaitu Offline Camp Inspiratif yang diselenggarakan di Jakarta. Muhammad Gusti Hibatullah menjadi salah satu dari 15 pelajar yang lolos ke tahap ini, mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional.

baca juga

Ultracyclist Termuda Se-Asia

Selain aktif sebagai peserta Good Creators Academy, Gusti juga mencatatkan prestasi di bidang olahraga ultra-cycling. Ia berhasil menyelesaikan Lintas Borneo, ajang ultra-cycling self-supported pertama di Pulau Borneo yang melintasi Indonesia dan Malaysia. Event ini diselenggarakan oleh PTKENDURIDE atau Pontianak Endurance Ride dan berlangsung pada 6 hingga 12 Juli 2025 dengan batas waktu maksimal 156 jam.

Lintas Borneo menempuh rute sejauh 1.500 kilometer dengan total elevasi mencapai 13.500 meter. Peserta harus menghadapi kondisi jalan yang beragam, cuaca ekstrem, serta risiko lingkungan karena event ini dilakukan di jalan terbuka dan bersifat self-supported. Seluruh kebutuhan logistik, navigasi, dan pengaturan waktu istirahat menjadi tanggung jawab peserta masing-masing.

Dalam Lintas Borneo 2025, Gusti mengikuti kategori solo bersama enam peserta lainnya. Ia menyelesaikan seluruh rute dalam waktu 152 jam, berada di bawah batas cut off time yang ditetapkan. Dengan capaian tersebut, Gusti resmi dinyatakan sebagai finisher dan menempati peringkat ketujuh dari tujuh peserta.

Pemuda Berprestasi dari Pontianak

Keberhasilan menyelesaikan Lintas Borneo menjadikan Gusti sebagai ultracyclist termuda se-Asia yang berhasil finis dalam event ultra-cycling dengan jarak dan elevasi tersebut. 

Rekor ini dicapai melalui ketahanan fisik dan mental selama hampir enam hari perjalanan tanpa dukungan eksternal. Status finisher sebagai ultra-cycling merupakan indikator utama keberhasilan karena menunjukkan konsistensi dan kemampuan bertahan hingga akhir.

Bagi Gusti, pengalaman di Lintas Borneo memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan mental dalam olahraga ultra. Ia menilai bahwa tantangan terbesar bukan hanya kondisi fisik, tetapi kemampuan untuk tetap fokus dan melanjutkan perjalanan di tengah tekanan. 

Capaian sebagai Top 15 Good Creators Academy dan ultracyclist termuda se-Asia menempatkan Gusti Hibatullah sebagai pelajar dari Pontianak yang aktif berkontribusi di ruang digital sekaligus mencatatkan prestasi di tingkat regional Asia.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firdarainy Nuril Izzah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firdarainy Nuril Izzah.

FN
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.