profesi pengajar bipa mandiri memperkenalkan bahasa indonesia kepada warga dunia sekaligus menghasilkan cuan - News | Good News From Indonesia 2026

Profesi Pengajar BIPA Mandiri, Memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada Warga Dunia sekaligus Menghasilkan Cuan

Profesi Pengajar BIPA Mandiri, Memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada Warga Dunia sekaligus Menghasilkan Cuan
images info

Pengajar bahasa BIPA daring I Francisca S - diolah menggunakan Chat GPT


Apakah Kawan GNFI pernah mendengar profesi pengajar BIPA? Mungkin masih ada dari Kawan yang belum pernah mendengar tentang profesi ini.

BIPA sendiri adalah singkatan dari Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Nah, pengajar BIPA adalah orang yang mengajarkan bahasa Indonesia kepada orang asing, yang bukan penutur asli bahasa Indonesia, di mana saja mereka berada.

Ada dua tipe pengajar BIPA, yang pertama adalah pengajar BIPA yang bekerja untuk instansi pemerintah, di bawah Kemendikbud. Pengajar ini harus memiliki SKKNI Pengajar BIPA, yakni Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Jabatan Kerja Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing, yang banyak dikirim ke berbagai negara untuk mengajar BIPA. Yang kedua adalah pengajar BIPA mandiri.

Sedikit Lebih Jauh tentang Pengajar BIPA Mandiri

Pengajar BIPA mandiri adalah pengajar yang mengajar BIPA secara mandiri atau freelance. Tidak terikat oleh satu instansi, atau lembaga bahasa. Mereka bisa bekerja di mana saja.

Pengajar BIPA freelance memang tidak wajib memiliki sertifikat pengajar BIPA. Namun demikian, untuk pengajar yang ingin bekerja secara profesional, maka sertifikat pengajar BIPA diperlukan.

Sertifikat ini dapat diperoleh dengan mengikuti pelatihan bagi pengajar BIPA yang dilaksanakan oleh Afiliasi Pengajar dan Pegiat BIPA (APPBIPA). Sebuah organisasi profesi yang merangkul pengajar, pegiat, dan peneliti bahasa Indonesia bagi penutur asing.

Asosiasi ini secara rutin menyelenggarakan pelatihan untuk pengajar BIPA, serta turut dalam proses seleksi dan pembekalan pengajar BIPA yang akan dikirim ke luar negeri, yang dilakukan oleh Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kemendikbud.

baca juga

Di Mana Saja Pengajar BIPA Mandiri Bisa Mengajar?

Pengajar BIPA mandiri bisa mengajar di mana saja, baik secara luring maupun daring. Seperti, mengajar di tempat kursus, di platform belajar dan mengajar bahasa asing. Bisa juga dengan membuka kelas privat secara luring maupun daring.

Pengetahuan dan Kemampuan yang Perlu Dimiliki Pengajar BIPA Mandiri

Di platform belajar dan mengajar bahasa asing, biasanya tipe guru dibagi menjadi 2 kategori, tutor dan pengajar profesional. Tutor adalah guru yang mengajar tanpa memerlukan sertifikat, sementara pengajar profesional harus memiliki sertifikat.

Kemampuan mengajar yang dimiliki antara tutor dan pengajar profesional berbeda. Dengan sertifikat yang dimiliki, pengajar profesional mempunyai pengetahuan tentang metodologi mengajar, dan mampu membuat materi ajar. Perbedaan ini, tentu membedakan tarif kelas yang diajar oleh tutor dengan pengajar profesional.

Di luar hal itu, tentu saja pengajar harus memiliki pengetahuan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Untuk pengajar professional mampu mengajar aspek-aspek bahasa seperti tata bahasa, pengucapan, menulis, menyimak, dan mampu mengajarkan bahasa Indonesia formal dan informal. Ditambah pemahaman tentang budaya Indonesia, minimal 1 budaya daerah atau daerah asli pengajar.

Kemampuan lain adalah penguasaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar yang digunakan saat mengajar. Minimal pengajar menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang paling umum digunakan oleh warga dunia.

Penguasaan bahasa asing lain selain bahasa Inggris akan menjadi nilai plus. Karena ada banyak murid yang lebih suka atau memilih guru yang mampu mengajar dengan bahasa ibu mereka sebagai bahasa pengantarnya.

Hal yang tidak kalah penting tentu saja adalah kecintaan terhadap bahasa Indonesia.

baca juga

Siapa Saja muridnya?

Murid-murid yang belajar bahasa Indonesia berasal dari berbagai profesi, usia, dan tujuan belajar, serta tingkat kemampuan berbahasa Indonesia yang berbeda-beda.

Di antaranya adalah ekspatriat yang sedang bekerja di Indonesia, siswa pertukaran pelajar, peneliti, profesor yang akan menjadi pembicara pada konferensi di Indonesia, orang yang akan pergi berwisata ke Indonesia, orang asing berdarah campuran Indonesia yang ingin belajar untuk dapat berkomunikasi dengan keluarga Indonesia mereka.

Peluang Profesi Pengajar BIPA Mandiri

Jumlah pengajar BIPA mandiri saat ini sangat banyak dan terus meningkat, khususnya di platform belajar dan mengajar bahasa asing. Namun demikian, peluang untuk menjalankan profesi ini masih cukup besar. Mengingat bahasa Indonesia yang semakin dikenal di dunia. Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa resmi UNESCO pada tanggal 23 November 2023. Ditambah lagi jumlah pemelajar bahasa Indonesia yang terus meningkat.

Melansir, Kompas.id, 8 Januari 2024, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Endang Aminudin Aziz, mengatakan bahwa saat ini bahasa Indonesia diajarkan di 54 negara. Meningkat dari tahun 2020 yang berjumlah 38 negara. Selain itu, terdapat lebih dari 300 lembaga yang bermitra dengan Indonesia, serta 172.000 pemelajar aktif bahasa Indonesia.

Pemelajar bahasa Indonesia tersebar di negara-negara Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa.

Peluang masih besar, tapi sebagai pengajar profesional, seorang pengajar BIPA mandiri harus terus mengasah diri, serta meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing dengan para kompetitor.

Apakah Kawan GNFI tertarik untuk menjadi salah satunya? Memperkenalkan bahasa Indonesia kepada lebih banyak lagi warga dunia sambil menambah isi pundi-pundi pribadi.

 

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.